Bursa Mineral Prabowo Didukung APNI, Ini Syaratnya
APNI mendukung BMKS gagasan Prabowo. Bursa mineral dinilai bisa mengubah posisi Indonesia dari price taker menjadi market maker.
Harianjogja.com, SLEMAN – Sekolah Tani bekerjasama dengan Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan Universitas Gajah Mada (UGM) dan Jenderal Soedirman Center (JSC) mewisuda 30 “mahasiswa” di Pendopo JSC, Minggu (10/11/2013). Semua mahasiswa ini merupakan petani tradisional asal Kabupaten Sleman.
Ketua Sekolah Tani, Agus Subagyo mengatakan pendidikan sekolah pada para petani ini dilakukan sejak 2 Mei 2013 hingga 24 September 2013. Mahasiswa tani ini dididik oleh 16 dosen UGM dan pusat studi berbagai perguruan tinggi swasta lainnya.
“Materi yang diberikan di sekolah tani angkatan I ini masih banyak kekurangan. Untuk itu perlu adanya evaluasi penyempurnaan baik dari sisi materi maupun sistem belajar,” jelas Agus, usai kegiatan.
Agus berharap bisa menularkan ilmu yang diperoleh selama pendidikan kepada petani lain. “Kami berharap mahasiswa tani angkatan I ini menjadi petani pejuang atau pejuang tani,” tambahnya.
Ketua Umum JSC, Bugiakso mengatakan sekolah tani ini berdiri dilatarbelakangi asumsi para pengagas yang menilai pemerintah belum pro petani. Sebab di negara maju, dukungan pemerintah kepda petani sangat tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
APNI mendukung BMKS gagasan Prabowo. Bursa mineral dinilai bisa mengubah posisi Indonesia dari price taker menjadi market maker.
DPRD Kota Jogja mendorong potensi kampung, UMKM, wisata, seni, dan ekonomi kreatif untuk memperkuat ekonomi serta kesejahteraan warga.
Saat memutuskan untuk membatalkan pengajuan pinjaman, penting untuk memahami prosedur yang berlaku dan menggunakan kontak layanan resmi
Kenaikan desil DTSEN tidak otomatis berarti warga makin sejahtera. BPS DIY menjelaskan desil ditentukan dari 41 variabel sosial ekonomi.
Yuki Tsunoda kembali tampil di F1 pada GP Belanda 2026 bersama Racing Bulls setelah Isack Hadjar absen akibat cedera pergelangan tangan.
KPK mengungkap dugaan suap ratusan juta rupiah untuk masuk Fakultas Kedokteran Unsoed. KPK juga mendalami dugaan praktik di fakultas lain.