Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Terancam Tertekan
Kenaikan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter dinilai berpotensi menekan daya beli kelas menengah dan memicu lonjakan konsumsi Pertalite.
MELABUH SESAJI Satu dari sembilan tandu berbentuk miniatur rumah joglo berisi sesaji dilabuh para nelayan ke tengah lautan berjarak 2 Mil dari bibir pantai dalam upacara tradisi Sedekah Laut di Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul, DI. Yogyakarta, Kamis (29/08/2013). Ratusan nelayan bersama warga pesisir pantai Baron menjalankan upacara tradisi Sedekah laut sebagai penanda jelang musim panen besar ikan serta menjadi wujud rasa syukur para nelayan atas kelimpahan tangkapan ikan dan keselamatan selama mengarung
Harianjogja.com, KULONPROGO- Untuk yang ketiga kalinya setelah 10 tahun sempat terhenti, ritual tahunan Labuhan 10 Muharram dari Puro Pakualaman kembali dilaksanakan di Pantai Glagah, Kamis (14/11/2013).
Berbeda dengan tahun sebelumnya, Labuhan Pakualaman kali ini lebih melibatkan masyarakat. Dari sembilan gunungan yang diarak, lima di antaranya berasal dari lima desa di pesisir Kulonprogo, antara lain, Desa Palihan, Jangkaran, Glagah, Karangwuni, dan Sindutan.
Ritual dimulai dengan kirab sejumlah barang milik Sri Paduka Pakualam IX , gunungan, serta Bergodo Tayuban, Godean, dan Plangkir dan Lombok Abang, dari Pesanggrahan Glagah menuju pendopo pantai Glagah yang berjarak tiga kilometer.
Benda yang dilabuh antara lain, potongan kuku, potongan rambut, serta pakaian bekas. Sementara, ubarampe yang dibawa antara lain, pisang sanggan, kain parang barong, tumpeng rombyong, kembang setaman, dan ketan kolak kencono.
Setelah memanjatkan doa bersama di pendopo, perangkat upacara itu dibawa ke bibir pantai. Ageman dalem, potongan kuku dan rambut, serta bunga sesaji dan jenis ubarampe lainnya dilarung ke laut lepas. Sedangkan, gunungan berisi aneka hasil bumi menjadi rebutan ribuan pengunjung yang hadir di tempat itu.
Penghageng Kawedanan Ageng Keprajan Pambudidaya Puro Pakualaman, KPH Kusumo Parasto, menuturkan, filosofi labuhan sebagai bentuk keseimbangan hidup.
“Semua yang berasal dari alam kan kembali ke alam, semua milik Tuhan dan akan kembali lagi pada-Nya,” ujarnya usai pelaksanaan labuhan.
Potongan kuku, rambut, dan pakaian bekas, kata dia, menjadi simbol membersihkan diri. Dicontohkannya, kuku selalu tumbuh panjang dan dibuang untuk menghadirkan kuku yang baru, demikian pula halnya dalam kehidupan yang kotor selalu dibersihkan.
Menurutnya, tradisi ini menjadi interaksi sosial antara Raja Kadipaten Pakualaman dengan masyarakat. Sebagai bentuk konkritnya, masyarakat turut menyumbang gunungan yang diarak dalam labuhan kali ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kenaikan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter dinilai berpotensi menekan daya beli kelas menengah dan memicu lonjakan konsumsi Pertalite.
Momen doa bersama pemain Jerman dan Curacao usai laga Piala Dunia 2026 viral di media sosial. Felix Nmecha menjelaskan alasan di balik aksi tersebut.
Dinkes Sleman menegaskan tidak memiliki kewenangan mencabut SIP tenaga kesehatan secara langsung terkait dugaan daycare ilegal yang tengah diselidiki polisi.
Gestur tangan analis VAR Shaun Evans di Piala Dunia 2026 memicu kontroversi. Fare mendesak FIFA menyelidiki dugaan penggunaan simbol yang dikaitkan dengan white
Tak perlu waktu lama, permintaan Sukristanto memilki sambungan air bersih untuk rumahnya langsung direspons melalui program CSR PDAM Tirta Merapi Klaten.
IHSG ditutup melonjak 4,12 persen ke level 6.254,97 setelah pasar merespons positif kesepakatan damai AS-Iran dan turunnya harga minyak dunia.