Dicari! Kades Cerdas Genjot Pendapatan Asli Desa

Sabtu, 16 November 2013 10:00 WIB
Dicari! Kades Cerdas Genjot Pendapatan Asli Desa

One hundred thousand rupiah notes are seen through a magnifying glass in this photo illustration taken in Singapore, in this file picture taken March 14, 2013. Banks in Singapore are stubbornly against adopting domestically set reference rates for derivative contracts in the Indonesia rupiah, despite preparing to drop their own rate fixing for the Malaysian ringgit and Vietnamese dong. To match Analysis MARKETS-INDONESIA/FIXING REUTERS/Edgar Su/Files (SINGAPORE - Tags: BUSINESS)

Harianjogja.com, BANTUL–Memiliki Pendapatan Asli Desa (Pades) hanya kisaran Rp100 juta per tahun belum cukup untuk bisa memajukan Desa Wonokromo, Kecamatan Pleret, Bantul.

Kebutuhan membangun desa perlu adanya kesiapan dana pendampingan desa yang kuat. Sementara masih banyak sektor yang perlu disasar menjadi program berorientasi pada optimalisasi pendapatan asli desa.

Pernyataan tersebut diungkapkan Sekretaris Desa Riyanto ditengah menjalankan kekosongan jabatan di Pemerintahan Desa Wonokromo, Menurutnya, Wonokromo memiliki banyak potensi daerah masih yang perlu digarap serius kades yang baru ditentukan Pilkades serentak di Kabupaten Bantul, 15 Desember 2013 mendatang.

“Pades Wonokromo harus menjadi perhatian khusus bagi kades terpilih nanti. Sekarang ini baru Rp100 juta per tahun dan perlu digenjot lagi,” ujar Riyanto ditemui Harianjogja.com di ruang kerjanya, Jumat (15/11/2013).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online