Polisi Periksa 10 Saksi Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bripka E
Polisi memeriksa 10 saksi dalam kasus dugaan kekerasan seksual Bripka E. Penyidik segera melimpahkan berkas perkara ke Kejari Wonogiri.
Harianjogja.com, SLEMAN–Proses relokasi bagi warga yang tinggal di kawasan rawan bencana (KRB) Merapi masih terus berjalan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Julisetiono Dwi Wasito mengatakan hingga tiga tahun pascaerupsi Gunung Merapi, BPBD masih menyiapkan pembangunan hunian tetap (Huntap) di Plosokerep Desa Umbulharjo, Cangkringan. Sebab, kini ada 49 KK lagi yang bersedia direlokasi.
Renananya pembangunan huntap ini akan dilakukan Rekompak bersama dengan warga sekitar. Huntap ini memang dibuat agar warga yang ada di KRB Merapi 2010 bersedia turun ke tempat yang lebih aman.
“Relokasi ini setiap KK akan mendapatkan masing-masing sebuah rumah tipe 36 senilai Rp30 juta. Tanahnya seluas 100 meter persegi,” kata Julisetiono saat dihubungi Harianjogja.com, Minggu (17/11/2013).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi memeriksa 10 saksi dalam kasus dugaan kekerasan seksual Bripka E. Penyidik segera melimpahkan berkas perkara ke Kejari Wonogiri.
Jadwal KRL Palur-Jogja Jumat 21 Agustus 2026 lengkap dari Palur hingga Stasiun Jogja, termasuk waktu di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 21 Agustus 2026 lengkap dari Jogja hingga Palur, termasuk waktu keberangkatan di tiap stasiun.
MW Passato karya modifikator Indonesia akan tampil di SEMA Show 2026, Las Vegas, membawa karya aftermarket Tanah Air ke panggung global.
Hyundai Tucson 2027 resmi diperkenalkan dengan desain Art of Steel, dimensi lebih besar, kabin Pleos, dan varian XRT.
Perubahan status sejumlah jalan di Kulonprogo menjadi jalan lingkungan membuat sumber pembiayaan lebih fleksibel, dari APBD hingga APBKal.