Duh, Pelayanan Pemerintah Paling Banyak Dikeluhkan ke Ombudsman

Redaksi Solopos
Redaksi Solopos Jum'at, 22 November 2013 12:50 WIB
Duh, Pelayanan Pemerintah Paling Banyak Dikeluhkan ke Ombudsman

JIBI/SOLOPOS/Agoes Rudianto LOKET PELAYANAN-Sejumlah warga antre di loket pelayanan administrasi kependudukan di Dinas Pencatatan Sipil di lantai dua kompleks Balaikota Solo, Selasa (26/6). Lokasi loket tersebut dikeluhkan setelah sejumlah warga terkilir dan terjatuh saat melewati tangga menuju loket.

Harianjogja.com, JOGJA- Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Daerah Istimewa Yogyakarta-Jawa Tengah dari Januari hingga November 2013 paling banyak menerima pengaduan terkait masalah pelayanan pemerintah daerah.

Hal itu dikatakan Kepala ORI DIY-Jateng Budi Masturi Kamis (22/11/2013).

"Dalam sebelas bulan terakhir kasus yang dominan yang mencapai 40 persen yang kami tangani adalah keluhan terkait pelayanan pemerintah daerah kepada masyarakat," katanya.

Ia menyebutkan jumlah pengaduan masyarakat periode Januari-November 2013 sebanyak 300 kasus, dan yang telah selesai ditindaklanjuti sebanyak 150 kasus.

"Sebanyak 40 persen di antaranya merupakan kasus terkait pelayanan pemerintah daerah kepada masyarakat," katanya.

Menurut dia, lebih spesifik pelayanan pemerintah daerah yang sering dikeluhkan antara lain menyangkut pelayanan pendidikan, kesehatan, jaminan sosial, serta pelayanan kepolisian.

"Yang dikeluhkan masyarakat terkait pelayanan kepolisian yakni ketidakjelasan waktu penyelesaian perkara. Seharusnya kepolisian dapat menyiasatinya dengan memberikan perkembangan informasi penyelesaian perkara yang ditangani," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis