PEMILU 2014 : Parpol Diminta Pikirkan Anggaran untuk Saksi Pemilu

Redaksi Solopos
Redaksi Solopos Jum'at, 22 November 2013 18:11 WIB
PEMILU 2014 : Parpol Diminta Pikirkan Anggaran untuk Saksi Pemilu

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Partai politik (Parpol) di wilayah Kabupaten Gunungkidul diminta menganggarkan dana untuk kebutuhan saksi dalam pemilihan umum (Pemilu) 2014 mendatang.

Anggota Panwaslu Gunungkidul dari Divisi Pengawasan Budi Haryanto mengatakan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) di Gunungkidul sebanyak 1.898, sehingga tentu saja membutuhkan saksi yang banyak, dan dana tidak sedikit.

"Setiap saksi akan menghabiskan waktu seharian di TPS untuk menunggu dari awal pencoblosan hingga penghitungan suara selesai. Sehingga, tentunya tidak ada relawan yang mau jadi saksi cuma-cuma," katanya, Jumat (22/11/2013).

Karena itu, kata dia, parpol maupun caleg harus mulai memikirkan dana untuk mereka. "Jangan sampai semua kacau, dan banyak terjadi kecurangan dalam pemilu nanti," katanya.

Ia mengatakan parpol dan caleg seharusnya sudah mengkalkulasi kebutuhan saksi, anggaran yang dibutuhkan, hingga untuk membuat peta politik.

"Kami melihat sebagian parpol dan caleg masih terkesan tidak peduli, bahkan belum memikirkannya. Banyak dari mereka belum tahu berapa jumlah saksi yang dibutuhkan," katanya.

Menurut dia, kesuksesan pelaksanaan pemilu khususnya dalam pengawasan, bukan hanya menjadi tanggung jawab Panwaslu, tapi juga caleg dan parpol.

"Saya pikir masalah ini masih jauh dari pikiran mereka. Tidak bisa jika hanya mengandalkan Panwaslu yang jumlah personelnya sangat terbatas dibanding dengan jumlah TPS yang ada," katanya.

Karena itu, pihaknya minta peserta pemilu dan penyelenggara saling kerja sama sesuai tugas masing-masing.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis