Kehancuran Ekologi RI di Balik Transisi Energi Disuarakan di COP30
Nasib banyak Masyarakat Adat justru kian terancam oleh ambisi transisi energi global.
Harianjogja.com, BANTUL-Polisi Bantul menembak pelaku penjambretan di Bangunjiwo, Kasihan Bantul, Jumat (22/11/2013) sore.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Bantul, Kompol Akbar Thamrin menyatakan, pelaku yang tertembak diketahui bernama Dani. Ia ditembak di daerah Bangunjiwo karena mencoba melawan saat ditangkap polisi.
"Hanya ditembak satu kali ke kaki. Satu kali saja sudah bisa dilumpuhkan, namun untuk usia pelaku belum diketahui," kata Akbar dikonfirmasi Harian Jogja Jumat malam.
Polisi kata Akbar sudah beberapa hari ini memburu Dani dan rekannya bernama Muhamad Dedi. Ke duanya merupakan pelaku penjambretan sepeda motor salah seorang warga di Jalan Wates Sedayu sekitar Senin (17/11/2013) lalu.
Tak hanya menjambret ponsel, pelaku juga membacok korban hingga luka parah dan kini masih dirawat di rumah sakit. "Yang merampas sepeda motor waktu itu Dedi tapi yang membacok Dani. Jadi tempat kejadian perkara [TKP] awalnya di Sedayu. Penangkapannya saja di Bangunjiwo," terangnya.
Pada Jumat sore sekitar pukul 17.00 WIB, polisi lanjut Akbar berhasil meringkus ke duanya di sebuah rumah di Bangunjiwo. "Waktu ditangkap melawan makanya ditembak. Kalau melarikan diri enggak mungkin karena itu di tengah kampung posisinya," lanjutnya.
Pelaku yang terluka sempat dibawa ke RSUD Panembahan Senopati. Namun pada Jumat malam sudah dibawa ke Polres Bantul dan kini mendekam di tahanan. Akbar meyakinkan, luka yang diderita pelaku tak parah sehingga boleh keluar dari RS.
Polisi kata dia masih menyelidiki latar belakang pelaku dan korban. Sebab beredar kabar pelaku merupakan geng pemuda. Bila hal itu terbukti, polisi kata dia tak akan mentolerir aksi geng tersebut yang meresahkan dan berbuat kriminal di masyarakat. "Kalau geng motor atau apapun kalau memang berbuat kriminal kami kejar," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nasib banyak Masyarakat Adat justru kian terancam oleh ambisi transisi energi global.
Honor dikabarkan menyiapkan HP lipat layar lebar 7,6 inci dengan chipset 2nm Snapdragon 8 Elite Gen 6. Siap meluncur 2027.
Sindikat penipuan online modus asmara dan kripto palsu di Jateng raup Rp41 miliar. Polisi tetapkan 38 tersangka, 133 korban.
Kasus korupsi kredit fiktif di bank BUMN Banjarmasin rugikan negara Rp4,7 miliar. Tiga terdakwa dituntut 4,5 tahun penjara.
DPP Kota Jogja periksa 1.718 hewan kurban jelang Iduladha 2026. Semua dinyatakan sehat dan layak dijual di pasar tiban.
Rektor menekankan pentingnya kolaborasi dan kemampuan bekerja sama dalam menghadapi kompleksitas dunia modern. Keberhasilan lahir dari kerja tim, jejaring.