Tunggakan SPP Siswa Sekolah Kejuruan di Bantul Capai Rp5 Miliar

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Senin, 25 November 2013 18:38 WIB
Tunggakan SPP Siswa Sekolah Kejuruan di Bantul Capai Rp5 Miliar

One hundred thousand rupiah notes are seen through a magnifying glass in this photo illustration taken in Singapore, in this file picture taken March 14, 2013. Banks in Singapore are stubbornly against adopting domestically set reference rates for derivative contracts in the Indonesia rupiah, despite preparing to drop their own rate fixing for the Malaysian ringgit and Vietnamese dong. To match Analysis MARKETS-INDONESIA/FIXING REUTERS/Edgar Su/Files (SINGAPORE - Tags: BUSINESS)

Harianjogja.com, BANTUL-Siswa sekolah kejuruan di Bantul menunggak biaya pendidikan hingga Rp5 miliar lebih saat ini. Kondisi ini dinilai mengganggu otoritas sekolah memberikan layanan pendidikan yang maksimal.

Fakta itu terungkap dalam refleksi hari guru yang digelar Forum Peduli Pendidikan Bantul, Senin (25/11/2013).

Kasi Kurikulum dan Tenaga Pendidikan, Dinas Pendidikan Menengah dan Non Formal (Dikmenof) Bantul, Suparwanto menyatakan, mayoritas sekolah menengah atas dan kejuruan di Bantul memiliki piutang biaya pendidikan atau tunggakan pembayaran dari siswa mereka yang nilainya tak sedikit.

Tunggakan paling besar terjadi di SMK sebab biaya pendidikan sekolah ini tergolong mahal, lantaran tak hanya banyak teori namun juga praktik. Tunggakan tiap sekolah mencapai ratusan juta rupiah.

Bahkan di sebuah sekolah di Kecamatan Bambanglipuro, tunggakan biaya pendidikan yang belum dibayar peserta didik mencapai Rp1 miliar lebih hasil akumulasi beberapa tahun terakhir.

Bila ditotal seluruh SMK di Bantul, total tunggakan disebutkannya mencapai hingga Rp5 miliar lebih. Belum termasuk tunggakan yang ditanggung SMA.

"Yang saya tahu SMK. Karena satu siswa SMK itu biaya pendidikan standarnya empat juta satu orang," terang Suparwanto.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online