Satgas Dorong Inovasi Pembiayaan untuk Perkuat Konservasi Taman Nasion
Jakarta, 5 Agustus 2026 — Satuan Tugas (Satgas) Inovasi Pembiayaan Taman Nasional dan Konservasi Spesies Ikonik menggelar dialog bersama para pemimpin redaksi
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (BP2KP) Gunungkidul menggelar festival olahan makanan berbahan dasar pangan lokal Gunungkidul, Senin (25/11/2013).
Festival yang digelar di bangsal Sewokoprojo, Wonosari ini diikuti 60 kelompok dari semua kecamatan di Gunungkidul yang terdiri dari Darma Wanita, PKK, siswa sekolah dan beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
Masing-masing kelompok menunjukan kreasi olahan makanan yang berbahan dasar dari umbi-umbian dan rempah-rempah yang ada di Gunungkidul. Ada pangsit cassava, cake kukus ubi jalar, puding tepung ganyong, pastel sukun, dan variasi lainnya.
Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Tanaman pangan dan Hortikultura Gunungkidul Mujiono mengatakan, festival makanan digelar untuk menaikan pamor olahan makanan berbahan dasar pangan lokal.
Menurutnya, banyak warga Gunungkidul yang mampu mengolah makanan berbahan pangan lokal. Hanya saja, kurang terangkat ke dunia luar.
“Dengan adanya festival ini diharapkan lebih memperkenalkan lagi kepada masyarakat luas bahwa makanan dari pangan lokal juga berkualitas,” kata dia.
Mujiono menambahkan, bahan pangan beras semakin hari semakin berkurang, sementara penduduk bertambah sehingga perlu ada upaya mengangkat makanan ketahanan pangan berbahan dasar selain beras. Masyarakat, lanjut Mujiono tidak bisa tergantung dengan impor tepung, gandum maupun beras.
“Bahan makanan produk pangan lokal bisa mencukupi kebutuhan masyarakat Gunungkidul,” kata Mujiono.
Sementara Pujiati, salah satu peserta festival dari Desa Mertelu, Kecamatan Gedangsari mengaku sudah lama membuat makanan berbahan dasar dari pangan lokal seperti ganyong dan ubi ungu.
Hanya saja, selama ini dia menjualnya di pasaran Gedangsari. “Singkong gethuk goreng, dan pastel sukun Cuma dijual di Gedangsari saja,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jakarta, 5 Agustus 2026 — Satuan Tugas (Satgas) Inovasi Pembiayaan Taman Nasional dan Konservasi Spesies Ikonik menggelar dialog bersama para pemimpin redaksi
Cara menyembunyikan isi pesan WhatsApp di notifikasi HP iPhone dan Android. Agar privasi tetap aman dan pesan pribadi tak terbaca orang lain. Simak langkah-lang
KPK menyita uang lebih dari Rp6 miliar seusai memeriksa tiga pejabat imigrasi dalam kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menekankan agar para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilantik menjalankan amanah yang sudah diberikan. Pejabat yang dilanti
Honda membuka peluang mempertimbangkan kembali Fit di AS. Simak kabar terbaru soal Honda Jazz dan peluang hatchback legendaris itu kembali ke Indonesia.
DPRD Gunungkidul menargetkan Raperda RTRW 2026-2046 disahkan Senin (31/8/2026) setelah persetujuan substansi pemerintah pusat terbit.