SKANDAL DANA HIBAH PERSIBA : Bank Bantul Klaim Tak Ada Tekanan

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Rabu, 04 Desember 2013 17:55 WIB
SKANDAL DANA HIBAH PERSIBA : Bank Bantul Klaim Tak Ada Tekanan

One hundred thousand rupiah notes are seen through a magnifying glass in this photo illustration taken in Singapore, in this file picture taken March 14, 2013. Banks in Singapore are stubbornly against adopting domestically set reference rates for derivative contracts in the Indonesia rupiah, despite preparing to drop their own rate fixing for the Malaysian ringgit and Vietnamese dong. To match Analysis MARKETS-INDONESIA/FIXING REUTERS/Edgar Su/Files (SINGAPORE - Tags: BUSINESS)

Harianjogja.com, BANTUL- Bank Bantul mengklaim, pemberian pinjaman untuk lima pegawai negeri sipil (PNS) yang menalangi kebutuhan dana klub sepak bola Persiba telah sesuai prosedur alias tak ada tekanan dari pihak tertentu.

Seperti diketahui, http://www.harianjogja.com/baca/2013/11/26/skandal-dana-hibah-persiba-kejati-diminta-lengkapi-berkas-468692" target="_blank">kasus Persiba yang menyeret mantan Bupati Bantul Idham Samawi sebagai tersangka kini tengah ditangani Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY.

Kuasa hukum Bank Bantul Achiel Suyanto mengatakan, pemberian pinjaman dengan total senilai Rp500 juta itu telah sesuai prosedur karena ke lima PNS tersebut mengagunkan SK pengangkatan pegawai milik mereka ke Bank Bantul.
Achiel sebelumnya pada Selasa (3/12/2013) baru saja mendampingi kliennya Direktur Bank Bantul Aristini Sriatun yang diperiksa Kejati terkait pinjaman tersebut.

Ke lima orang penolong Persiba yang diberi pinjaman itu menurutnya adalah PNS golongan IIIB hingga IVA sehingga layak diberi pinjaman ratusan juta rupiah per orang.

"Enggak mungkin mereka masih PNS golongan dua. Jadi kalau sudah sesuai prosedur sehingga pinjaman dicairkan apakah salah," kata Achiel bersemangat, Rabu (4/12/2013).

Ia juga membantah, kliennya dalam tekanan saat mencairkan pinjaman. Lantaran penguasa klub Persiba adalah orang berpengaruh di Bantul dan  juga mantan bupati daerah ini Idham Samawi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online