Rambu Larangan Parkir di Wates Resahkan Warga

Senin, 09 Desember 2013 18:08 WIB
Rambu Larangan Parkir di Wates Resahkan Warga

Harianjogja.com, KULONPROGO-Warga Jogoyudan Wates mengeluhkan pemasangan rambu larangan parkir di sisi timur Jalan Diponegoro, Wates. Sebab, keberadaan rambu ini membuat omzet warga yang membuka kios dan toko  menurun.

Salah seorang warga, Sigit Nugroho, berharap rambu larangan parkir ini dilepas. “Atau jika tidak lebih baik larangan parkir di pasang di kedua sisi jalan, di barat dan timur jalan,” jelasnya, Senin (9/12/2013).

Menurutnya, keberadaan rambu tersebut mendiskriminasi pemilik warung di sisi timur jalan karena konsumen enggan berhenti karena takut parkir dan ditilang.

Ia tidak menampik, keberadaan rambu sudah ada sejak dulu, akan tetapi kondisi jalan sudah berbeda. Sebelum pelebaran jalan, masih ada trotoar sehingga bisa dimanfaatkan untuk parkir dan pejalan kaki.

Kini Jalan Diponegoro diperlebar dua meter, dengan pelabaran masing-masing satu meter. Setelah proyek usai, rekanan juga mengembalikan rambu larangan parkir yang telah ada sebelumnya.

Kepala Dishubkominfo Kulonprogo, Nugroho, menuturkan persoalan ini sudah lama didengar dan sudah ada warga yang mengadukan persoalan ini kepada bupati melalui pesan singkat di ponsel.

“Dinas menyarankan kepada warga untuk menggunakan jalur resmi, melalui surat ataupun agenda Kemisan, dan kami dapat membahas dalam rapat forum lalu lintas angkutan dan jalan,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online