11 Sanggar Seni Kulonprogo Tampil di Waduk Sermo

Minggu, 15 Desember 2013 20:32 WIB
11 Sanggar Seni Kulonprogo Tampil di Waduk Sermo

JIBI/Desi Suryanto Kelompok kesenian angguk Gita Gilang tampil memukau dengan kreasi baru tarian angguk dalam Pentas Kesenian Tradisional Kreatif dan Inofatif di Halaman Kantor DPRD Provinsi DIY di Jalan Malioboro, Jogja, Sabtu (15/12/2012). Pagelaran pentas yang menampilkan beragam kreasi baru kesenian tradisional ini dimotori oleh Dinas Kebudayaan Provinsi DIY sebagai ajang unjuk diri kelompok-kelompok kesenian untuk terus mengembangkan diri dalam medium kesenian tradisi.

Harianjogja.com, KULONPROGO- Sebanyak 11 sanggar kesenian yang ada di Kulonprogo memeriahkan kegiatan sela-sela Pentas Seni Jogja Memang Istimewa di Waduk Sermo, Kecamatan Kokap, Minggu (15/12/2013).

Kepala Bidang Kebudayaan Disbudparpora Kulonprogo, Joko Mursito menyebutkan kegiatan ini melibatkan 11 sanggar kesenian di Kulonprogo, seperti, sanggar Singlon (Pengasih), Laras (Samigaluh), Semusim (Wates), Sri Panglaras (Kokap), Laras Mudo Budoyo (Nanggulan), dan lainnya.

Setiap sanggar menampilkan tiga kesenian. Untuk kegiatan ini, dana yang dikucurkan di setiap titik penyelenggaraan sebesar Rp 16 juta.

Menurutnya, Pentas Seni Jogja Memang Istimewa ini mampu mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan. Peningkatan jumlah pengunjung di masing-masing objek wisata tersebut rata-rata sekitar 30% sampai 50%.

"Oleh karena itu, kami berharap tahun depan terdapat alokasi Danais untuk kegiatan semacam ini di Kulonprogo," kata Joko.

Ketua Kelompok Laras Mudo Budoyo dari Jambon, Donomulyo, Nanggulan, Suyatno, 50, mengaku senang dengan digelarnya Pentas Seni Jogja Memang Istimewa. Menurutnya kegiatan ini bisa menjadi wadah untuk menampilkan kesenian-kesenian khas Kulonprogo.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus ada,” tandasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online