Beredar SMS Palsu, Kabid Humas Polda DIY Resah

Sunartono
Sunartono Senin, 16 Desember 2013 22:30 WIB
Beredar SMS Palsu, Kabid Humas Polda DIY Resah

Harianjogja.com, SLEMAN–Beredarnya pesan singkat mengatasnamakan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) membuat Kabid Humas resah. Karena pihaknya tidak pernah merasa menyebarkan pesan singkat soal larangan menghirup suatu produk teh.

Kabid Humas Polda DIY, AKBP Anni Pudjiastuti menegaskan pihaknya tidak pernah menyebarkan pesan singkat berisi larangan menghirup salah satu produk daun teh dari China karena mengandung obat bius.  Sudah tak terhitung jumlahnya pesan itu beredar melalui pesan singkat dan Blackberry Messenger dengan mengatasnamakan Polda DIY dan Polresta Jogja serta Polri.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya dengan pesan itu. Adapun isi pesan singkat itu adalah : "mohon infokan ke warga bila di jLn/di rmh ada org/sales yg menawarkan produk daun teh (TIEK KWAN IM) atau produk lain sejenis daun teh dr cina. Bila diminta untk menghirup wangi nya, jngn coba2 menghirup nya. Krna di dLam nya terdapat obat BIUS. Begitu dihirup bisa langsung tdak sadarkan diri.Tolong sebarkan sms ini ke sodara2, teman, maupun warga di sekitar kita untk WASPADA !!!Sumber : HUMAS POLDA".

"Banyak sekali yang menghubungi soal kebenaran itu, padahal kami tidak pernah mengirimkan itu. Nanti dikhawatirkan menyesatkan," tegasnya, Senin (16/12/2013).

Terpisah Kabid Sertifikasi dan Layanan Informasi Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Yogyakarta Dyah Sulistyorini menyatakan, berdasarkan pengecekan produk yang disebutkan dalam pesan singkat itu tidak terdaftar di BPOM.  Karena itu masih sangat diragukan kebenarannya. "Padahal setiap produk makanan atau minuman harus terdaftar," ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online