ASEAN Sports Day 2026 di Jogja Angkat Egrang hingga Jemparingan
Olahraga tradisional Nusantara akan menjadi salah satu sajian utama dalam ASEAN Sports Day (ASD) 2026 yang digelar di Jogja pada 31 Agustus-6 September 2026
Foto ilustrasi kekeringan. - Magnific
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul menyiapkan anggaran sekitar Rp2,4 miliar melalui APBD Perubahan 2026 untuk membangun sumur bor di sejumlah wilayah rawan kekeringan.
Pembangunan infrastruktur sumber air tersebut disiapkan sebagai langkah jangka panjang untuk mengurangi risiko krisis air bersih yang kerap terjadi ketika kemarau panjang.
Sekda Bantul, Agus Budiraharja, mengatakan kekeringan saat ini terjadi di sejumlah wilayah, terutama Kapanewon Dlingo, Pundong, dan beberapa bagian Imogiri. Pemkab Bantul bersama sejumlah pihak masih melakukan dropping air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Akibat El Nino dan kemarau panjang banyak terjadi kekurangan air. Potensi-potensi kekeringan di Dlingo, Pundong, beberapa bagian di Imogiri,” kata Agus, Sabtu (29/8/2026).
Menurut Agus, distribusi bantuan air bersih tidak hanya dilakukan oleh pemerintah. PMI, BPBD, Tagana, RAPI, komunitas, hingga sejumlah donatur ikut membantu memenuhi kebutuhan air warga yang terdampak.
Meski bantuan masih berjalan, Pemkab Bantul mulai menyiapkan solusi permanen melalui pembangunan sumur bor di titik-titik yang memiliki potensi kekeringan.
Anggaran sekitar Rp2,4 miliar telah disiapkan dalam APBD Perubahan 2026 untuk program tersebut.
“Di perubahan APBD juga kami akan siapkan upaya untuk pemenuhan air bersih dengan sumur bor di beberapa titik potensi kekeringan, sehingga ini mengurangi potensi risiko kekeringan di kemudian hari,” ujarnya.
Agus memperkirakan anggaran tersebut dapat digunakan untuk membangun sekitar 16 titik sumur bor. Pembangunan sumur bor nantinya dilakukan oleh pemerintah kalurahan (pemkal).
“Kalau anggarannya sekitar Rp2,4 miliar. Rencananya sekitar 16 titik. Di perubahan nanti,” katanya.
Pembangunan sumur bor akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan wilayah yang memiliki tingkat risiko kekeringan tinggi.
Dengan tersedianya sumber air permanen, Pemkab Bantul berharap ketergantungan masyarakat terhadap dropping air bersih selama musim kemarau dapat ditekan.
Enam Kapanewon Masih Butuh Air Bersih
Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, dan Peralatan BPBD Bantul, Antoni Hutagaol, mengatakan hingga kini terdapat enam kapanewon dan 11 kalurahan yang masih membutuhkan dropping air bersih.
BPBD Bantul telah menyiapkan 400 tangki air untuk menghadapi kondisi kekeringan. Namun, hingga saat ini baru 35 tangki yang digunakan dan disalurkan kepada warga.
“Kalau dari BPBD kami menganggarkan 400 tangki. Sampai saat ini yang baru dipakai 35 tangki,” kata Antoni.
Menurutnya, stok air yang disiapkan BPBD masih relatif aman. Hal itu karena penanganan kekeringan juga mendapat dukungan dari PMI, Tagana, CSR, serta para donatur.
Kolaborasi tersebut membuat penggunaan tangki air yang disiapkan BPBD belum terlalu banyak.
Meski demikian, BPBD Bantul tetap mengantisipasi kemungkinan kemarau berlangsung lebih panjang. Kesiapsiagaan diperlukan jika bantuan dari para donatur mulai berkurang.
Berdasarkan perkiraan sementara, musim kemarau dapat berlangsung hingga Oktober. Sementara itu, kondisi El Nino diperkirakan dapat bertahan hingga tahun depan.
“Kalau kemarau memang prediksi sampai Oktober. Tapi El Nino-nya sendiri bisa sampai tahun depan, sampai Februari,” ujarnya.
Antoni mengatakan hujan yang mulai turun pada Oktober belum tentu langsung mengembalikan cadangan air tanah ke kondisi normal.
Karena itu, BPBD Bantul masih memantau perkembangan cuaca berdasarkan pembaruan informasi dari BMKG.
“Mulai hujan Oktober akhir. Tapi kami lihat perkembangan juga nanti, karena BMKG selalu meng-update perkembangan-perkembangan cuaca,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Olahraga tradisional Nusantara akan menjadi salah satu sajian utama dalam ASEAN Sports Day (ASD) 2026 yang digelar di Jogja pada 31 Agustus-6 September 2026
Muktamar Ke-35 NU membahas perubahan AD/ART dan mekanisme pemilihan PBNU. Simak agenda Komisi Organisasi dan tahapan sidang muktamar.
24 lurah petahana dan 4 pamong maju Pilur Bantul 2026. Simak aturan cuti, pengunduran diri, serta jadwal tahapan pemilihan lurah.
Polda Metro Jaya mengungkap kronologi Bambang Setiyawan meninggal saat kericuhan Pejompongan. Keluarga menolak otopsi.
Collective Emergency Response Team (ERT) kawasan Malioboro merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan RI melalui kegiatan The 2026 Amazing Safety Race.
Donald Trump mengumumkan kesepakatan dengan Venezuela terkait pengembangan 65 miliar barel cadangan minyak dan investasi lebih dari US$100 miliar.