30 Generasi Muda Ikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru
Sebanyak 30 generasi muda terbaik mengikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru yang digelar pada Kamis-Jumat (16-17/7/2026).
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Kelangkaan gas elpiji ukuran 3 kilogram sejak dua pekan teakhir di Gunungkidul disikapi PT.Pertamina dengan menggelar operasi pasar, Kamis (19/12/2013)
Operasi pasar dilakukan di dua lokasi, yaitu Bundaran Siyono, Kecamatan Playen dan halaman kantor Kecamatan Wonosari. Sebanyak 740 tabung gas yang disediakan Pertamina untuk masyarakat dengan harga per tabung Rp13.500.
Selain itu, Pertamina juga mensuplai sebanyak 2.060 tabung gas elpiji 3 kilogram untuk agen-agen yang ada di Gunungkidul.
“Untuk harga agen Rp12.750 per tabung,” kata Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan ESDM Gunungkidul, Sumaryadi.
Menurut Sumaryadi, rencananya operasi pasar oleh Pertamina juga akan digelar besok . Sumaryadi mengakui menjelang Natal dan Tahu Baru terjadi peningkatan penggunaan gas elpiji sehingga gas mengalami kelangkaan. “Semoga dengan Operasi Pasar ini Kelangkaan gas bisa teratasi,” kata Sumaryadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 30 generasi muda terbaik mengikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru yang digelar pada Kamis-Jumat (16-17/7/2026).
Akademisi mendorong RPPLH DIY 2026–2056 terintegrasi dengan tata ruang, pembangunan, penganggaran, dan program lingkungan.
Kemenhub mempercepat perbaikan terminal, bandara, dan pelabuhan terdampak gempa NTT. Distribusi logistik dialihkan lewat jalur laut jika akses darat terganggu.
Muktamar Ke-35 NU membahas perubahan AD/ART dan mekanisme pemilihan PBNU. Simak agenda Komisi Organisasi dan tahapan sidang muktamar.
24 lurah petahana dan 4 pamong maju Pilur Bantul 2026. Simak aturan cuti, pengunduran diri, serta jadwal tahapan pemilihan lurah.
Polda Metro Jaya mengungkap kronologi Bambang Setiyawan meninggal saat kericuhan Pejompongan. Keluarga menolak otopsi.