KPK Sita Dokumen Saat Geledah Kantor Bupati Muara Enim
KPK menyita dokumen saat menggeledah Kantor Bupati Muara Enim dan sejumlah lokasi terkait penyidikan kasus dugaan korupsi dan suap.
A 100,000 Indonesian rupiah note is seen through a magnifying glass among other Southeast Asian currency note in this photo illustration taken in Singapore March 14, 2013. REUTERS/Edgar Su
Harianjogja.com, JOGJA—Dana Keistimewaan 2014 dipastikan cair sesuai yang diajukan Pemerintah Daerah DIY sebesar Rp523,87 miliar. Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset DIY, Bambang Wisnu Handoyo menegaskan, danais tahun 2014 tak ada program hibah.
“Saya tidak pernah terima-terima proposal. Danais itu untuk program, bukan hibah atau bantuan sosial,” ujar Bambang di sela-sela penyerahan dokumen Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2014 oleh Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi DIY, Alfiah kepada Gubernur DIY di Bangsal Kepatihan, Kompleks Pemda, Kamis (19/12/2013).
Dalam dokumen DIPA itu tertuang alokasi dana transfer ke daerah pada provinsi, kabupaten, kota se-DIY sebesar Rp7,53 triliun. Sebanyak Rp1,87 triliun di antaranya untuk Pemda DIY, yang termasuk di dalamnya danais sebesar Rp523,87 miliar. Sisanya, Rp5,66 triliun ditransfer ke daerah untuk kota/kabupaten.
Menurut Bambang, setelah dokumen DIPA itu diserahkan, Pemda akan dipanggil untuk merinci kembali mengenai program keistimewaan sebelum benar-benar dicairkan ke kas daerah.
Namun apakah Dewan akan dilibatkan untuk dalam perencanaan program keistimewaan? ”Ikuti aturan Undang-Undang saja,” ujar Bambang.
Pernyataan Bambang itu merujuk pada Undang-undang Keistimewaan No. 13/2012, Bab XIII terkait pendanaan pada Pasal 42 ayat (2), bahwa dana dalam rangka pelaksanaan Keistimewaan Pemerintah Daerah DIY dibahas dan ditetapkan oleh pemerintah berdasarkan pengajuan Pemerintah DIY- bukan Pemerintahan DIY yang diartikan melibatkan DPRD.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK menyita dokumen saat menggeledah Kantor Bupati Muara Enim dan sejumlah lokasi terkait penyidikan kasus dugaan korupsi dan suap.
BMKG prakirakan hujan meluas di Indonesia 18 Juni 2026. Waspada potensi cuaca ekstrem, petir, dan bencana hidrometeorologi.
KPK dalami dugaan aliran dana 1 juta dolar ke Pansus Haji DPR dalam kasus korupsi kuota haji dengan kerugian Rp622 miliar.
Seorang pencari kayu bakar bernama Rujito ditemukan tewas di dasar luweng Alas Turi di Padukuhan Macanmati, Girimulyo, Panggang, Rabu (17/6/2026) malam.
IHSG dibuka melemah ke 6.191, investor menunggu keputusan The Fed dan BI serta sentimen global.
KPK hentikan sementara penyelidikan kasus MBG di BGN. Kejagung lanjutkan penyidikan dan tetapkan tiga tersangka.