KPK Sita Dokumen Saat Geledah Kantor Bupati Muara Enim
KPK menyita dokumen saat menggeledah Kantor Bupati Muara Enim dan sejumlah lokasi terkait penyidikan kasus dugaan korupsi dan suap.
Harianjogja.com, JOGJA- Terkait honorarium abdi dalem Kraton Ngayogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X sebenarnya sudah tidak keberatan ketika Pemerintah Pusat telah menyetujui pemberian honor kepada abdi dalem dan Pemda DIY menyepakatinya.
“Namun bukan kewajiban Pemda mendistribusikan gaji pada Kraton. Tidak ada hubungannya,” ujar Sultan di sela- sela Ritual Tetesan cucu pertamanya di Dalem Wironegoro, Minggu (22/12/2013).
“Kalau seperti itu [dibayar lewat daerah], tidak jadi saja.”
Atas alasan itu, ia membantah jika keengganan Sultan sebagai Gubernur menandatangani Surat Keputusan pemberian honor itu dapat mengurangi ruh pengabdian para abdi dalem.
Kalau memang niat memberikan bantuan, menurutnya, berapa hitungannya yang telah disepakati dengan nama- nama penerima tinggal diberikan kepada Kraton.
“Gelondongan saja uang itu disampaikan ke Kraton. Kraton yang mendistribusikan sendiri,” ungkapnya.
Toh, kata dia, ada laporan pertanggungjawaban yang dibuat dan ada pemeriksaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Uang honor itu menurutnya ketika didistribusikan bisa dijadikan satu dengan paringan dalem (uang murni dari Kraton).
Sultan tak terlalu merisaukan honor tak dapat dicairkan tahun ini. Ia usul pada Pemerintah Pusat, agar program kegiatan keistimewaan yang belum dijalankan tahun ini tetap dapat dilakukan pada 2014 dengan mengurangi jatah danais.
Danais pada tahap pertama 2013 cair Rp115 miliar. Namun semisal karena yang terealisasi baru Rp50 miliar, bukan berarti Rp65 sisanya tidak terserap.
“Progam kegiatan senilai Rp65 miliar bisa tetap jalan, tapi danais 2014 dikurangi dari itu. Sehingga program tidak setengah jalan,” urainya.
Sebelummya, GBPH Yudhaningrat, Kepala Disbud DIY mengusulkan pencairan di BPD DIY, karena belajar dari pengalaman abdi dalem di tepasnya ketika mencairkan dana sering ada perhitungan yang keliru. Sebabnya, kebanyakan abdi dalem sudah berumur lanjut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK menyita dokumen saat menggeledah Kantor Bupati Muara Enim dan sejumlah lokasi terkait penyidikan kasus dugaan korupsi dan suap.
Pemerintah Kabupaten Bantul akan kembali melanjutkan pembangunan kawasan agrowisata Bukit Dermo yang terletak di Selopamioro, Imogiri pada tahun depan.
Anggota intel Polda DIY sempat diamankan mahasiswa UMY. Polisi pastikan hanya kesalahpahaman, kini situasi sudah kondusif.
Wapres Gibran tiba di NTT dan meninjau program MBG di SMPN 1 Ndona serta pengembangan Koperasi Desa Merah Putih.
Kericuhan eksekusi eks Hotel Sultan, 69 orang diamankan dan 29 luka-luka. Polisi sebut proses sesuai hukum.
Harga Minyakita tetap Rp15.700 per liter. Pemerintah fokus perkuat distribusi dan tambah pasokan minyak goreng alternatif.