Bantul Diguyur Hujan Setelah 161 Hari, BPBD Lanjutkan Dropping Air
Hujan kembali mengguyur Bantul setelah kemarau panjang, tetapi BPBD masih menyalurkan air bersih karena sumur warga belum pulih.
Calon lokasi Wisata Bukit Dermo di wilayah Kelurahan Selopamioro, Imogiri, Kabupaten Bantul. Antara - Hery Sidik
Harianjogja.com, BANTUL - Pemerintah Kabupaten Bantul akan kembali melanjutkan pembangunan kawasan agrowisata Bukit Dermo yang terletak di Selopamioro, Imogiri pada tahun depan. Lokasi yang diproyeksi bakal jadi destinasi wisata baru itu sebelumnya sempat bermasalah karena rekanan tidak menyelesaikan proses pembangunan pada akhir 2024 lalu.
Dalam pantauan beberapa waktu lalu, tempat yang menawarkan panorama pegunungan tersebut kelihatan tidak terawat. Akses jalan menuju puncak bukit dipenuhi dengan ilalang dan semak belukar. Bangunan yang sudah jadi berupa kios toko, gazebo dan menara pandang tampak kumuh.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dinas Pariwisata Bantul, Istiyani mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Bappeda setempat untuk kembali melanjutkan pembangunan Bukit Dermo. Penyelesaian spot yang menawarkan udara segar serta pemandangan matahari tersebut kata dia memang dilakukan dua tahap.
"Pembangunannya nanti akan dikerjakan DPUPKP Bantul," katanya, Kamis (18/6/2026).
Istiyani menyebut dengan dilanjutkannya pembangunan destinasi wisata tersebut nantinya sebaran wisatawan yang berkunjung ke Bantul diharapkan lebih merata. Selama ini kawasan pantai selatan selalu jadi lokasi favorit bagi para pelancong, padahal kata dia masih ada tempat lain yang tak kalah menarik untuk dikunjungi.
"Konsepnya masih sama dengan yang lalu, kami menawarkan keindahan perbukitan dengan menara pandang sambil menikmati matahari terbenam," jelasnya.
Kepala DPUPKP Bantul, Jimmy Simbolon menyebut, rencananya Bukit Dermo akan mulai dikerjakan paling lama pada triwulan kedua 2027 mendatang. Anggaran yang dialokasikan sebesar Rp3,1 miliar yang berasal dari APBD Bantul.
"Jadi kemarin itu yang tadinya dibangun oleh Dispar, itu kami lanjutkan lagi. Makanya kemarin itu kami buat perencanaan ulang," kata Jimmy.
Menurut dia, proses pembangunan tahap satu yang dulu baru menyelesaikan sekitar 40-50 persen dari total perencanaan. Hanya saja konsepnya secara umum sudah jadi, sementara pembangunan tahap kedua nanti pihaknya hanya akan menyelesaikan pengerjaan akhir berupa pemolesan di beberapa titik dan penambahan sejumlah ornamen.
"Beberapa bangunan memang sudah ada yang berdiri, tapi masih ada yang belum. Jadi kami hanya finalisasi, enggak ada tambahan bamgunan baru, hanya finalisasi sesuai dengan rencana awal," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hujan kembali mengguyur Bantul setelah kemarau panjang, tetapi BPBD masih menyalurkan air bersih karena sumur warga belum pulih.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 1 November 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jam keberangkatan dari kedua stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 1 November 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 1 November 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap setiap stasiun.
WhatsApp Web bisa diakses melalui QR code atau nomor telepon. Simak cara login, menghubungkan perangkat, hingga logout dengan aman.
Pengguna Xiaomi, Redmi, dan Poco bisa mengurangi iklan serta menghapus aplikasi bawaan yang tidak diperlukan di HyperOS melalui langkah berikut.