Long Weekend Bikin Hotel di Bantul Penuh, Okupansi Capai 70 Persen

Yosef Leon
Yosef Leon Senin, 18 Mei 2026 20:57 WIB
Long Weekend Bikin Hotel di Bantul Penuh, Okupansi Capai 70 Persen

Gumuk Pasir Parangtritis - Antara

Harianjogja.com, BANTUL—Momentum libur panjang akhir pekan memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata di Kabupaten Bantul. Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul mencatat lonjakan kunjungan wisatawan selama periode Rabu hingga Minggu pekan lalu mencapai 35.011 orang.

Dari jumlah tersebut, kawasan Pantai Parangtritis masih menjadi destinasi favorit wisatawan. Tercatat sebanyak 30.444 pengunjung memadati kawasan wisata pantai selatan tersebut selama libur panjang berlangsung.

Sub Koordinator Kelompok Substansi Promosi Kepariwisataan Dispar Bantul, Markus Purnomo Adi, mengatakan peningkatan kunjungan kali ini jauh lebih tinggi dibanding akhir pekan sebelumnya.

“Kalau dibandingkan empat hari pada pekan sebelumnya, jumlah kunjungan mengalami kenaikan cukup signifikan,” kata Markus, Senin (18/5/2026).

Selain Pantai Parangtritis, sejumlah destinasi lain di Bantul juga mengalami peningkatan kunjungan. Kawasan Pantai Barat mencatat 4.403 wisatawan, sementara Goa Selarong dikunjungi 203 orang dan Goa Cerme sebanyak 61 wisatawan.

Lonjakan wisatawan tersebut turut mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor retribusi wisata. Dispar Bantul mencatat total pemasukan selama periode libur panjang mencapai Rp506,3 juta.

Jika dibandingkan dengan akhir pekan sebelumnya, kenaikannya terbilang sangat tajam. Pada periode empat hari pekan sebelumnya, jumlah kunjungan wisatawan hanya mencapai 9.032 orang. Artinya, jumlah wisatawan saat libur panjang kali ini meningkat lebih dari tiga kali lipat.

Ramainya wisatawan juga berdampak langsung terhadap sektor perhotelan dan penginapan di wilayah Bantul. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bantul, Yohanes Hendra, menyebut tingkat okupansi hotel selama long weekend mencapai sekitar 70 persen.

Menurutnya, angka tersebut meningkat sekitar 20 persen dibandingkan tingkat hunian pada akhir pekan biasa.

“Untuk long weekend kemarin okupansi hotel sekitar 70 persen. Dibanding hari biasa tentu lebih baik, ada kenaikan sekitar 20 persen,” ujar Yohanes.

Peningkatan kunjungan wisatawan dan okupansi hotel ini dinilai menjadi sinyal positif bagi pemulihan sektor pariwisata di Bantul. Selama ini, momentum libur panjang masih menjadi faktor utama penggerak wisatawan menuju destinasi unggulan, khususnya kawasan pantai selatan.

Selain faktor libur panjang, kondisi cuaca yang relatif mendukung juga ikut memengaruhi tingginya mobilitas wisatawan ke sejumlah objek wisata di Bantul.

Dispar Bantul berharap tren positif ini dapat terus berlanjut pada musim liburan sekolah dan momentum libur nasional berikutnya, sehingga mampu menopang pertumbuhan ekonomi masyarakat yang bergerak di sektor wisata dan UMKM sekitar destinasi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online