Usai Gelombang Tinggi, Bantul Larang Ada Bangunan di Sempadan Pantai
Dispetaru Kabupaten Bantul menegaskan, pendirian bangunan di sempadan pantai harus mengikuti aturan merespons sejumlah bangunan yang rusak diterjang gelombang
Nelayan Mina Bahari Depok 45 menepikan perahu seusai menangkap ikan di tengah Pantai Depok, Minggu (1/4). /Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL—Kecelakaan laut kembali terjadi di pesisir selatan DIY. Sebuah perahu nelayan dilaporkan terbalik setelah dihantam ombak besar di kawasan Pantai Baru, Kalurahan Poncosari, Kapanewon Srandakan, Bantul, Rabu (13/5/2026) siang. Insiden ini menyebabkan satu nelayan hilang dan hingga sore hari masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.
Kepala Kantor SAR Jogja, Rio Banupanitis, mengungkapkan bahwa laporan kejadian diterima sekitar pukul 12.30 WIB dari Koordinator SAR Satlinmas Wilayah IV Pantai Baru.
“Petugas menerima laporan adanya kondisi membahayakan manusia, satu nelayan hilang setelah perahunya dihantam ombak di perairan Pantai Baru,” kata Rio, Rabu (13/5/2026).
Kronologi: Mesin Bermasalah, Dihantam Ombak dari Belakang
Berdasarkan informasi yang dihimpun, perahu tersebut membawa tiga nelayan yang baru kembali dari melaut. Saat hendak mendarat di bibir pantai, perahu mengalami gangguan teknis pada mesin sehingga sulit dikendalikan.
Dalam kondisi tersebut, gelombang tinggi dari arah belakang datang dan langsung menghantam perahu hingga terbalik. Ketiga nelayan pun terpental ke laut.
Dua nelayan berhasil menyelamatkan diri setelah berenang ke tepian dan mendapat bantuan dari warga sekitar.
Dua Selamat, Satu Masih Hilang
Dua korban selamat diketahui bernama Dwi Nur Cahyo (23), warga Klatak, Gadingsari, Sanden dan Aziz Ahmadi (29), warga Mancingan, Parangtritis, Kretek.
Sementara satu korban lainnya, Riza (30), warga Prokerten, Trimurti, Srandakan, hingga kini masih dalam pencarian.
Tim SAR gabungan terus menyisir area perairan sekitar lokasi kejadian dengan berbagai metode pencarian, termasuk penyisiran laut dan pemantauan dari darat.
Cuaca Jadi Tantangan Pencarian
Operasi pencarian tidak berjalan mudah. Kondisi cuaca di pesisir selatan Bantul yang dikenal ekstrem menjadi kendala utama.
Rio menyebut gelombang tinggi dan angin kencang memperumit proses evakuasi.
"Tantangannya gelombang yang cukup tinggi dan angin yang kencang, semoga korban segera ditemukan petugas," pungkasnya.
Waspada Gelombang Tinggi Pesisir Selatan
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan bahaya aktivitas laut di kawasan pesisir selatan Yogyakarta yang memiliki karakter gelombang tinggi dan arus kuat.
Nelayan maupun wisatawan diimbau untuk selalu waspada terhadap kondisi cuaca serta memastikan kelayakan peralatan sebelum melaut.
Hingga saat ini, proses pencarian masih terus dilakukan dengan harapan korban segera ditemukan dalam kondisi selamat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dispetaru Kabupaten Bantul menegaskan, pendirian bangunan di sempadan pantai harus mengikuti aturan merespons sejumlah bangunan yang rusak diterjang gelombang
Capaian ini menjadi bukti keseriusan Pemkot Magelang dalam memenuhi hak pendidikan bagi seluruh anak, tanpa terkecuali.
Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 dibuka 18-30 Agustus. Simak 20 sekolah yang sebelumnya tidak mensyaratkan nilai UTBK-SNBT.
Fajar/Fikri lolos ke 16 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026 setelah mengalahkan Eloi Adam/Leo Rossi dua gim langsung di New Delhi.
Spotify memperluas Running Mode ke Android. Fitur AI ini menyesuaikan playlist dengan tempo lari, tetapi belum tersedia di Indonesia.
Pasar murah Pemkab Bantul di Pajangan diserbu warga. Harga beras, minyak, telur, gula, dan bawang dijual lebih murah dari pasaran.