Dana Padukuhan Jadi Senjata Bantul Kurangi Kemiskinan
Bappeda Bantul mengandalkan Program Pemberdayaan Berbasis Masyarakat Padukuhan (PPBMP) sebagai ujung tombak penanggulangan kemiskinan hingga tingkat padukuhan.
Wisatawan memadati pantai Parangtritis, Senin (16/2/2026). Kiki Luqman
Harianjogja.com, BANTUL — Dinas Pariwisata Bantul mulai menggandeng akademisi untuk mengkaji kemungkinan penurunan tarif retribusi di pantai sisi barat. Langkah ini merupakan tindak lanjut aspirasi pengelola pantai selatan yang disampaikan beberapa waktu lalu.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dispar Bantul, Istiyani, menyebut pihaknya bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA untuk melakukan kajian tarif retribusi.
“Proses ini memakan waktu karena harus menyesuaikan Peraturan Bupati (Perbup). Setelah hasil kajian keluar, akan dikonsultasikan ke Kementerian Hukum DIY,” ujar Istiyani, Senin (6/4/2026).
Selain peninjauan tarif, Dispar Bantul juga menyiapkan rencana penataan kawasan pantai selatan, termasuk pedagang, parkir, dan titik pemungutan retribusi (TPR). Pantai Parangtritis misalnya, titik retribusinya akan dipindahkan karena terlalu dekat dengan jalan raya. “Kami masih memetakan titik baru untuk 10 lokasi,” jelasnya.
Kepala Dispar Bantul, Saryadi, menegaskan penurunan tarif tidak bisa dilakukan secara instan. Penetapan Perbup memerlukan tahapan hukum yang jelas.
“Wacana penurunan atau bahkan pembebasan tarif sudah masuk agenda internal pemerintah daerah. Tapi semua perlu prosedur dan waktu,” kata Saryadi.
Langkah ini diharapkan dapat meringankan biaya pengunjung sekaligus menata destinasi wisata agar lebih nyaman dan tertib.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bappeda Bantul mengandalkan Program Pemberdayaan Berbasis Masyarakat Padukuhan (PPBMP) sebagai ujung tombak penanggulangan kemiskinan hingga tingkat padukuhan.
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.