Kunjungan Wisatawan Turun, Target PAD Bantul Sulit Tercapai
PAD sektor pariwisata Bantul baru mencapai Rp15,8 miliar hingga Oktober 2026. Dispar pesimistis target Rp29 miliar tercapai.
Petugas TPR Kalurahan Parangtritis saat menarik retribusi wisata kepada pengunjung di kawasan Pantai Parangtritis, Selasa (25/8/2026). Kunjungan wisatawan ke destinasi tersebut mencapai belasan ribu orang saat libur Maulid Nabi. Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, BANTUL— Keluhan wisatawan terkait biaya sewa tikar di Pantai Parangtritis, Kretek, Bantul, kembali menjadi perhatian. Seorang wisatawan mengaku harus membayar Rp100.000 setelah membeli makanan dan minuman serta menggunakan tikar di kawasan pantai tersebut.
Keluhan itu viral di media sosial setelah diunggah akun Instagram @merapi_uncover. Dalam unggahan tersebut, wisatawan merinci sejumlah barang yang dibeli dan biaya yang dikenakan, termasuk sewa tikar.
Pengunggah menyebut harga kelapa muda sebesar Rp20.000 per buah, dua porsi mi goreng masing-masing Rp15.000, bakwan Rp10.000, serta biaya sewa tikar Rp20.000. Total pembayaran yang disebutkan mencapai Rp100.000.
“Min masak di paris jajan di situ duduk di tikar disuruh bayar Rp20 ribu. Beli kelapa muda, mie goreng 2, bakwan Rp10 ribu totalnya Rp100 ribu,” tulis pengunggah.
Ketua Karang Taruna Kalurahan Parangtritis, Ivan Galang, mengatakan pihaknya telah melakukan klarifikasi kepada pedagang yang bersangkutan. Klarifikasi dilakukan bersama Pemerintah Kalurahan Parangtritis, Dinas Pariwisata Bantul, dan kepolisian.
Menurut Galang, pedagang mengakui menarik biaya sewa tikar kepada wisatawan yang berkunjung pada Minggu (20/9/2026). Namun, ia menyebut persoalan tersebut terjadi karena informasi mengenai biaya sewa tidak disampaikan sejak awal.
“Jadi sebenarnya pedagang itu tidak ‘nuthuk’, tapi tidak memberitahukan bahwa duduk di tikar tetap harus bayar sewa meski sudah membeli makanan atau minuman,” kata Galang, Senin (21/9/2026).
Galang menjelaskan, wisatawan perlu memperoleh informasi yang jelas sebelum menggunakan fasilitas atau memesan makanan dan minuman. Dengan begitu, pengunjung dapat mengetahui biaya yang harus dibayar dan menghindari kesalahpahaman saat transaksi berlangsung.
Galang mengatakan keluhan mengenai biaya yang dinilai tidak diinformasikan secara jelas bukan kali pertama muncul. Menurutnya, persoalan seperti ini dapat memengaruhi kenyamanan wisatawan dan berpotensi membuat mereka enggan berkunjung kembali ke Pantai Parangtritis.
Karena itu, kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi bagi pengelola kawasan wisata dan para pedagang. Ia meminta pedagang menyampaikan harga makanan, minuman, serta jasa sewa tikar secara terbuka sebelum wisatawan menggunakan fasilitas tersebut.
“Pedagang seharusnya memberitahu kepada wisatawan jika duduk di tikar ada jasanya, tidak langsung ditarik jasa sewa tikar,” ujarnya.
Galang yang juga merupakan pegawai Dinas Pariwisata Bantul dan sehari-hari bertugas di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Parangtritis itu menilai keterbukaan tarif dapat membantu mencegah munculnya persepsi negatif terhadap pedagang di kawasan wisata.
Ia menyarankan pemasangan informasi harga agar wisatawan dapat mengetahui biaya yang berlaku sebelum memesan makanan atau menyewa fasilitas.
“Jika perlu nanti ada semacam poster harga menu makanan dan minuman serta sewa tenda agar wisatawan tidak merasa jadi korban aksi ‘nuthuk’ pedagang,” pungkas dia.
Transparansi harga menjadi hal yang perlu diperhatikan dalam pelayanan wisata, termasuk ketika pedagang menawarkan fasilitas tambahan seperti tikar atau tenda. Informasi yang disampaikan sejak awal dapat membantu wisatawan mengambil keputusan dan memahami rincian biaya sebelum bertransaksi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAD sektor pariwisata Bantul baru mencapai Rp15,8 miliar hingga Oktober 2026. Dispar pesimistis target Rp29 miliar tercapai.
Disdukcapil Kulonprogo mencatat Sulastri dan Supriyanto sebagai nama paling banyak digunakan warga. Simak daftar 10 nama terpopuler.
Harga jagung di Klaten mencapai Rp7.400/kg, tertinggi sepanjang sejarah. Petani bisa meraup Rp13 juta per patok saat panen sendiri.
Jaecoo J5 EV mengalami insiden roda depan terlepas di Jakarta. Jaecoo Indonesia mengungkap hasil investigasi dan kondisi kendaraan.
Cristiano Ronaldo mengumumkan pensiun dari timnas Portugal setelah 23 tahun, dengan catatan 234 penampilan dan 146 gol internasional.
Peretasan Binance berpotensi rugikan Rp102,6 triliun. OJK mengingatkan pelaku kripto memperkuat keamanan dan perlindungan aset investor.