PKB Bantul Kukuhkan Pengurus DPAC, Bidik Program Kerja Terukur hingga 2031

Yosef Leon
Yosef Leon Senin, 02 November 2026 13:39 WIB
PKB Bantul Kukuhkan Pengurus DPAC, Bidik Program Kerja Terukur hingga 2031

Ketua PKB Bantul, Suradal saat mengukuhkan pengurus Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) se-Kabupaten Bantul, Senin (2/11/2026). Dokumentasi Istimewa

Harianjogja.com, BANTUL—Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bantul mulai memperkuat konsolidasi organisasi untuk menghadapi periode kepengurusan 2026–2031. Salah satu langkah yang dilakukan yakni mengukuhkan seluruh pengurus Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) di tingkat kapanewon.

Pengukuhan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi jajaran pengurus untuk menyusun program kerja lima tahun ke depan. Setiap program diminta memiliki target yang realistis, indikator keberhasilan yang jelas, serta mekanisme evaluasi berkala.

Ketua DPC PKB Bantul, Suradal, mengatakan penguatan struktur organisasi hingga tingkat kapanewon penting dilakukan agar partai semakin dekat dengan masyarakat.

Dia meminta seluruh pengurus DPAC tidak sekadar menyusun program sebagai formalitas organisasi. Setiap kegiatan harus memiliki penanggung jawab, jadwal pelaksanaan, dan target yang dapat diukur.

"Lewat pengukuhan ini kami minta agar pengurus PAC fokus pada program yang realistis dan terukur, disertai penanggung jawab yang jelas, jadwal pelaksanaan, serta evaluasi secara berkala," kata Suradal, Senin (2/11/2026).

Menurutnya, terdapat enam bidang utama yang menjadi perhatian dalam pembenahan organisasi. Bidang tersebut mencakup tata kelola sekretariat dan administrasi, penguatan media serta kehumasan, penataan basis data dan kaderisasi, pengelolaan keuangan secara transparan, penguatan permusyawaratan, serta pelayanan dan advokasi masyarakat.

Di bidang pelayanan publik, PKB Bantul menyiapkan sedikitnya empat program unggulan. Sementara itu, kegiatan advokasi masyarakat akan difokuskan pada tiga sektor strategis, yakni pendidikan, ekonomi, dan kesehatan.

Suradal juga berharap kantor partai dapat dikembangkan menjadi ruang yang lebih terbuka bagi masyarakat. Fungsinya tidak hanya sebagai pusat aktivitas dan administrasi organisasi, tetapi juga tempat menyampaikan aspirasi, mengembangkan kader, serta memperoleh pelayanan masyarakat.

"Saya juga tekankan agar kantor partai nantinya tidak hanya menjadi pusat kegiatan organisasi, tetapi juga rumah aspirasi, ruang kaderisasi, sekaligus pusat pelayanan masyarakat," ujarnya.

Dorong Regenerasi Kader dan Inovasi Program

Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB DIY, Umaruddin Masdar, mengapresiasi langkah DPC PKB Bantul yang telah menuntaskan pembentukan kepengurusan DPAC hingga 100%.

Dia juga menyoroti komposisi kepengurusan yang didominasi kader muda. Menurutnya, regenerasi menjadi salah satu modal penting bagi PKB untuk menghadapi perubahan dinamika politik dan karakter pemilih pada masa mendatang.

Umaruddin menyebut sekitar 64% pemilih pada Pemilu 2029 berasal dari kalangan milenial dan Generasi Z. Kondisi tersebut perlu menjadi pertimbangan partai dalam merancang kegiatan yang lebih kreatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

"Keberadaan kader muda menjadi salah satu perhatian partai dalam menghadapi dinamika politik ke depan. Sebab sekitar 64% pemilih pada Pemilu 2029 berasal dari kalangan milenial dan generasi Z," ungkapnya.

Dia mendorong jajaran PKB di Bantul mengembangkan berbagai program inovatif yang tidak hanya memperkuat organisasi, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat.

Beberapa gagasan yang dapat dikembangkan antara lain marketplace untuk mendukung aktivitas ekonomi, teknologi pengolahan sampah, hingga pemanfaatan limbah peternakan menjadi pupuk.

Selain penguatan DPAC, Umaruddin meminta pembentukan seluruh kepengurusan Dewan Pengurus Ranting (DPRt) dapat diselesaikan paling lambat Desember 2026.

Untuk mencapai target tersebut, koordinasi dan pendampingan perlu diperkuat mulai dari DPW, DPC, DPAC, hingga anggota fraksi. Dengan demikian, konsolidasi organisasi tidak berhenti pada pembentukan kepengurusan, tetapi berlanjut pada pelaksanaan program yang terarah hingga tingkat ranting.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online