Hujan Mulai Turun, Kekeringan di Gunungkidul Belum Teratasi
Hujan ringan mulai terpantau di Gunungkidul, tetapi kekeringan masih berlangsung. BPBD menyiapkan anggaran Rp2,359 miliar untuk distribusi air bersih.
Tenaga Honorer - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul mengusulkan 100 formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk 2026. Jumlah tersebut jauh lebih sedikit dibandingkan 404 pegawai yang memasuki masa pensiun pada tahun ini karena pemerintah daerah mempertimbangkan kemampuan keuangan dan kebutuhan menekan belanja pegawai.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bantul, Reni Mariastuti, mengatakan usulan tersebut belum mendapat persetujuan dari pemerintah pusat.
“Dari 404 pegawai yang pensiun, kami mengusulkan hanya 100 formasi. Sampai saat ini belum ada informasi mengenai persetujuan usulan tersebut dari pusat,” kata Reni, Rabu (28/10/2026).
Dari total 100 formasi yang diajukan, sebanyak 40 formasi diperuntukkan bagi tenaga pendidikan, 30 formasi tenaga kesehatan, dan 30 formasi tenaga teknis.
Reni menegaskan, seluruh formasi tersebut merupakan usulan untuk rekrutmen CPNS reguler. Usulan itu tidak mencakup pengangkatan maupun peralihan status pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), baik penuh waktu maupun paruh waktu.
Penetapan jumlah formasi dan waktu rekrutmen CPNS menjadi kewenangan pemerintah pusat. Karena itu, Pemkab Bantul masih menunggu keputusan mengenai usulan yang telah diajukan.
Reni menjelaskan, jumlah formasi yang diusulkan tidak semata-mata mengikuti jumlah pegawai yang pensiun. Pemkab Bantul juga mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah, termasuk ketentuan mengenai proporsi belanja pegawai dalam APBD.
Saat ini, belanja pegawai Pemkab Bantul tercatat sebesar 33,56%. Angka tersebut masih berada di atas batas maksimal 30% yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD). Ketentuan penyesuaian belanja pegawai tersebut semula ditargetkan berlaku paling lambat pada 2027, meski pemerintah kemudian membahas relaksasi penerapannya.
“Kami juga ada target untuk belanja pegawai itu sebesar 30%. Untuk menekan itu salah satunya dengan mengajukan formasi tidak berdasarkan pensiun,” ujar Reni.
Dengan pertimbangan tersebut, jumlah CPNS yang diusulkan lebih sedikit daripada pegawai yang pensiun. Meski demikian, keputusan akhir mengenai jumlah formasi yang dapat dibuka masih menunggu persetujuan pemerintah pusat.
Selisih antara jumlah pegawai yang pensiun dan formasi CPNS yang diusulkan menjadi tantangan bagi Pemkab Bantul dalam menjaga pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan publik.
BKPSDM Bantul menyatakan pemerintah daerah akan mengoptimalkan pegawai yang tersedia, termasuk PPPK penuh waktu dan paruh waktu, untuk mendukung pekerjaan di lingkungan pemerintahan.
“Kalau dikatakan kurang, ya memang kurang. Namun, kami juga ada PPPK baik penuh waktu maupun paruh waktu. Kami berupaya mengoptimalkan pemberdayaan yang ada saat ini,” pungkas Reni.
Pemkab Bantul masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat mengenai usulan 100 formasi CPNS 2026. Sementara itu, optimalisasi pegawai yang ada menjadi salah satu langkah untuk menjaga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hujan ringan mulai terpantau di Gunungkidul, tetapi kekeringan masih berlangsung. BPBD menyiapkan anggaran Rp2,359 miliar untuk distribusi air bersih.
Mitchell Baker membantu Georgetown Hoyas mempertahankan gelar Divisi Timur BIG EAST 2026 setelah tampil produktif dengan 10 gol dan lima assist.
Pemkab Bantul mengusulkan 100 formasi CPNS 2026, sementara 404 pegawai pensiun. Belanja pegawai daerah masih mencapai 33,56% APBD.
Motorola Moto G47 Power hadir dengan baterai 7.000 mAh, kamera 108 MP, layar 120 Hz, dan pengisian cepat 30 watt. Simak spesifikasi dan harganya.
Inter Milan menghadapi Venezia pada pekan ke-9 Serie A. Simak jadwal pertandingan, kondisi pemain, prediksi susunan pemain, dan catatan pertemuan kedua tim.
Kenali lima teknik mengemudi defensif, mulai dari menjaga jarak aman hingga menghindari titik buta, untuk membantu mengurangi risiko kecelakaan.