KNMP Poncosari Punya Cold Storage, Didorong Jadi Pusat Nelayan di Bantul
KNMP Poncosari Bantul didorong menjadi pusat kegiatan nelayan dan pengembangan hasil perikanan dengan fasilitas cold storage dan pabrik es.
Sejumlah pengendara melintas di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Kelok 23 di Bantul, DI Yogyakarta, Senin (14/9/2026). Ujicoba pembukaan JJLS Kelok 23 sebagai penghubung Kabupaten Bantul dan Gunungkidul tersebut dimulai pada tanggal 14 hingga 20 September 2026 pukul 06.00-18.00 WIB. Antara/Hendra Nurdiyansyah/YU\r\n
Harianjogja.com, BANTUL— Ruas Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Kelok 23 Kretek-Girijati di Kabupaten Bantul ditargetkan dapat dibuka penuh pada Agustus 2027. Sebelum pengoperasian secara resmi, sejumlah hasil evaluasi selama masa uji coba masih harus ditindaklanjuti, terutama terkait keselamatan dan fasilitas pendukung jalan.
Koordinator Lapangan PPK 1.2 Satker PJN DIY, Sukiswandi, mengatakan seluruh pekerjaan dalam paket terkait ditargetkan selesai pada Agustus 2027. Penyelesaian itu termasuk pembangunan fasilitas pendukung seperti rest area.
“Rencananya seperti itu, Agustus 2027 sudah serah terima proyek,” kata Sukiswandi, Jumat (2/10/2026).
Rest Area hingga Rambu Lalu Lintas Disiapkan
Salah satu fasilitas yang menjadi perhatian adalah rest area. Menurut Sukiswandi, fasilitas tersebut perlu segera diwujudkan sesuai desain yang telah disiapkan.
Rest area JJLS Kelok 23 nantinya mencakup area parkir, tempat kuliner, lokasi istirahat, serta fasilitas bengkel. Keberadaan fasilitas tersebut menjadi bagian dari penyelesaian pekerjaan sebelum ruas jalan dibuka secara penuh.
Di sisi lain, evaluasi terhadap hasil uji coba jalan juga terus dilakukan. Penambahan rambu lalu lintas menjadi salah satu tindak lanjut, khususnya pada titik-titik tanjakan dan kelokan.
Rambu larangan parkir juga akan dipasang untuk memperjelas aturan bagi pengguna jalan. Selama masa uji coba, masih ditemukan kendaraan yang berhenti atau parkir di sepanjang ruas JJLS Kelok 23.
“Nanti juga akan dipasang rambu larangan membuka guardrail atau pagar pengaman jalan secara sembarangan," ujarnya.
Guardrail tetap difungsikan sebagai pengaman karena ruas tersebut didesain untuk kendaraan dengan kecepatan relatif tinggi. Jika diperlukan pembukaan guardrail, pengguna jalan harus mengajukan permohonan kepada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-DIY.
APILL Diproses di Simpang Kretek
Selain rambu dan guardrail, fasilitas keselamatan lalu lintas di Simpang Kretek juga tengah dipersiapkan. Pemasangan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) sedang diproses dan akan dilakukan sebelum JJLS Kelok 23 dioperasikan secara resmi.
Evaluasi juga dilakukan terhadap empat akses gang yang berada di salah satu bagian ruas jalan. Dari empat akses tersebut, satu akses akan tetap difungsikan, sementara tiga akses lainnya ditutup dengan sistem yang dapat dibuka-tutup.
"Kemudian empat akses gang di salah satu bagian ruas jalan juga dievaluasi. Dari empat akses tersebut, satu akan difungsikan, sedangkan tiga lainnya ditutup menggunakan sistem yang dapat dibuka-tutup," ungkapnya.
Sukiswandi mengatakan audit keselamatan jalan (AKJ) terhadap ruas JJLS Kelok 23 telah dilakukan. Masukan tambahan dari Korlantas terutama berkaitan dengan kelengkapan rambu lalu lintas.
Volume Kendaraan Meningkat Saat Akhir Pekan
Kepala Satker PJN DIY, Tisara Sita, mengatakan hasil evaluasi selama uji coba menunjukkan adanya peningkatan volume kendaraan, terutama pada akhir pekan. Peningkatan tersebut menyebabkan kepadatan di sejumlah titik ruas jalan.
Kondisi itu menjadi salah satu pertimbangan sebelum pembukaan penuh dilakukan. Pihaknya akan melaksanakan survei bersama sekaligus menyusun mitigasi teknis dan operasional.
Evaluasi tersebut mencakup kondisi drainase dan aliran air setelah satu musim hujan. Selain itu, kebersihan jalan, penertiban pedagang dan kendaraan yang parkir di bahu jalan, serta edukasi keselamatan bagi pengguna jalan juga akan menjadi bagian dari evaluasi.
Dengan berbagai tindak lanjut tersebut, penyelesaian pekerjaan dan fasilitas pendukung JJLS Kelok 23 Kretek-Girijati ditargetkan rampung pada Agustus 2027. Pada bulan yang sama, proyek tersebut ditargetkan memasuki tahap serah terima sehingga pembukaan penuh ruas jalan dapat dilakukan setelah seluruh kesiapan yang diperlukan terpenuhi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KNMP Poncosari Bantul didorong menjadi pusat kegiatan nelayan dan pengembangan hasil perikanan dengan fasilitas cold storage dan pabrik es.
BPS Gunungkidul masih mengolah data Sensus Ekonomi 2026. Sebanyak 1.033 petugas dikerahkan dengan sekitar 385.000 responden sasaran.
Bank Mandiri membayarkan dividen interim Rp6,16 triliun bertepatan HUT ke-28. Total dividen sepanjang kalender 2026 mencapai Rp50,63 triliun.
DPRD Bantul meminta usaha budi daya perikanan memperhatikan pengelolaan limbah agar tidak berdampak pada lingkungan dan warga.
PPh marketplace dimajukan menjadi 1 Oktober 2026. DJP menyebut keputusan itu diambil karena kesiapan teknis empat platform.
Sebanyak 52,41% pekerja DIY masih berada di sektor informal. Buruh menilai kondisi ini menunjukkan warga menciptakan lapangan kerja sendiri.