Abu Vulkanik Gunung Merapi Menyebar Sampai ke Wonosobo
Letusan Gunung Merapi pada Sabtu (11/3/2023) menyebabkan sejumlah wilayah terkena hujan abu vulkanik.
Ilustrasi mayat (JIBI/Harian Jogja/Antara)
Harianjogja.com, BANTUL- Empat orang anak di Dusun Beji Kulon, Sendangsari, Pajangan Bantul tewas tenggelam di kolam bekas galian tambang batu, Senin (23/12/2013). Tidak ada tanda-tanda penganiayaan dalam tubuh mereka.
Kepala Polres Bantul AKBP Surawan menyatakan, kematian korban murni kecelakaan."Tak ada tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban itu hasil visum dari rumah sakit," terang Surawan, Senin (23/12/2013).
Masing-masing korban bernama Cahya Dwi Purwandari, 12, Heri Prasetyo, 9, Ismantoro, 9 serta Idris Triadmojo, 10. Ke empat korban ditemukan tak bernyawa oleh warga sekitar pada Senin dinihari sekitar pukul 01.30 WIB di dalam lubang bekas galian tambang batu yang berisi air sedalam 1,5 meter.
Bandi, warga sekitar mengungkapkan, warga sempat mencari keberadaan korban di sekitar lubang galian namun tak menemukan apapun. Baru pada dinihari setelah dicek lagi, salah seorang warga melihat kepala manusia terapung di dalam lubang tersebut.
"Siangnya sudah dicek enggak ada apa-apa. Tapi pencarian jalan terus, malamnya baru muncul. Pertama yang terapung itu sepertinya korban Cahya," ungkapnya.
Warga beramai-ramai mengevakuasi jasad korban. Tubuh korban sempat bengkak dan mengempes saat dimandikan, namun tak ada bekas luka.
Muryanto warga lainnya tak menyangka bila lubang galian itu justru membawa petaka. Di Dusun Beji Kulon menurutnya, terdapat lebih dari 10 lubang galian bekas tambang batu.
Selama ini tambang batu merupakan sumber penghasilan warga. "Selain batunya dapat dijual, bekas lahan dapat dibangun rumah," tutur Muryanto.
Lubang tempat kecelakaan itu sejatinya mengering saat kemarau. Namun karena hujan deras sejak Jumat (20/12/2013) lalu, lubang selebar lebih dari tiga meter itu terendam air. Ditambahkannya, baru kali ini lubang galian itu menelan korban jiwa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Letusan Gunung Merapi pada Sabtu (11/3/2023) menyebabkan sejumlah wilayah terkena hujan abu vulkanik.
Lima dosen UPN Jogja disanksi setelah terbukti lakukan pelecehan verbal. Kampus tegaskan komitmen lingkungan bebas kekerasan.
Pemerintah bongkar mafia pangan, dari beras oplosan hingga pupuk palsu. Kerugian rakyat ditaksir puluhan triliun rupiah.
Wapres Gibran dorong digitalisasi sekolah di Papua dan NTT. Fokus pada teknologi pendidikan dan peningkatan skill generasi muda.
SPMB Bantul 2026 resmi ditetapkan. Pendaftaran SMP full online dengan sistem RTO, ini syarat, jalur, dan kuotanya.
Hari Jadi Sleman ke-110 berlangsung meriah. Sri Sultan HB X tekankan refleksi dan pelestarian budaya di tengah modernisasi.