KEISTIMEWAAN DIY : Revitalisasi 5 Titik Heritage Dipercepat

Selasa, 24 Desember 2013 13:01 WIB
KEISTIMEWAAN DIY : Revitalisasi 5 Titik Heritage Dipercepat

Harianjogja.com, JOGJA—Revitalisasi lima kawasan heritage di Kota Jogja yakni Kraton, Pakualaman, Malioboro, Kotagede dan Kotabaru akan diprioritaskan untuk dipercepat.

Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral Rani Sjamsinarsi revitalisasi itu menyangkut penataan atau pengembangan kawasan supaya lebih rapi. Masyarakat yang tinggal secara ilegal di sebuah kawasan, semestinya tinggal menurut rencana pemerintah.

“Tanpa apapun, masyarakat yang enggak legal [tidak punya Izin Mendirikan Bangunan] itu mau tak mau harus ditata,” kata Rani usai rapat percepatan revitalisasi di Kantor Gubernur, Senin (23/12/2013).

Sebaliknya, masyarakat yang legal dan memiliki IMB tidak bisa tidak, harus diajak bicara. Semisal, seperti nasib warga yang tinggal di lereng Merapi.

"Mereka mempunyai IMB. Namun karena tata ruang berubah menjadi daerah bencana, pemerintah harus mengajak diskusi,” ungkapnya memberi contoh.

Dengan adanya Dana Keistimewaan DIY, lanjut Rani, tidak dipungkiri revitalisasi itu cepat terlaksana. Namun untuk merevitalisasi, terang Rani, hal itu dimulai dari pembentukan tata ruang, kemudian diikuti detail tata ruang yang dibuat kota/kabupaten. Lalu pembuatan detail engineering desaign (DED), baru revitalisasi.

Dalam suatu kesempatan, Rani kepada Harian Jogja, mengatakan tidak mungkin revitalisasi itu dikembalikan 100% seperti semula. Sebab dalam menata, tentu juga mengatur seluruh kawasan dari area inti yang sekarang ini sudah terdapat permukiman warga.

Kawasan yang sulit ditata semisal Taman Sari. Tempat yang dulu adalah semacam danau buatan itu untuk pemandian keluarga kraton, telah berubah menjadi permukiman padat warga.

Dengan Peraturan Daerah Istimewa (Perdais) pertanahan, menurut dia, pengaturan kawasan itu nantinya bisa dikompromikan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online