Pemkot Jogja Bangun Kampung Tertib 2014
RUMAH TERDUGA TERORIS Warga menyaksikan petugas Laboratorium Forensik (Labfor) Polres Bekasi, menggeledah rumah kontrakan milik terduga teroris Is yang ditangkap Densus 88 Anti Teror di Kampung Pintu Air RT06/RW 03 Kelurahan Harapan Mulya, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (20/8) malam. Is yang berprofesi sebagi penjual kebab itu ditangkap polisi karena diduga terlibat aksi teror dan di rumah kontrakannya petugas menemukan dua senjata api, 17 butir peluru, sejumlah bahan peledak serta beberapa dokumen lainnya.
Harianjogja.com, JOGJA- Dinas Ketertiban Kota Jogja merencanakan membangun Kampung Tertib pada 2014. Kampung ini diharapkan mampu membangun kepedulian dan kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan yang ada di wilayah administrasi Kota Jogja.
Kepala Dinas Ketertiban Kota Jogja Nurwidi Hartana mengatakan saat ini, pihaknya terus membangun komunikasi dengan Kepolisian Resor Kota Jogja terkait tolok ukur yang akan digunakan sebagai acuan membangun kampung tertib.
"Kami juga melakukan sosialisasi ke masyarakat," katanya, Selasa (24/12/2013)
Menurut dia, tolok ukur yang akan menjadi acuan dalam membangun kampung tertib tersebut di antaranya, ketertiban masyarakat mengikuti aturan perizinan, tertib dalam menjalankan usaha dan indikator pendukung di bidang keamanan dan ketertiban warga seperti keberadaan pos ronda di wilayah.
"Untuk jumlah kampung yang akan ditetapkan sebagai kampung tertib, kami belum memutuskannya. Namun, pada 2014 sudah akan terbangun kampung tertib di Kota Jogja," tutur Nurwidi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share