Sultan HB X Jogja: Sragen Saudara Tua DIY, Jejak Mataram Harus Dijaga
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
Harianjogja.com, JOGJA- Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Jogja menggelar donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis, Minggu (29/12/2013). Acara tahunan tersebut juga dibarengi dengan bhakti sosial di panti asuhan yatim.
Panitia Seksi Publikasi Muhammad Arief Budiman mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya melibatkan kalangan siswa tetapi juga masyarakat sekitar. Acara tersebut digelar oleh regu PMI SMAN 1.
Sebelumnya, kata dia, pada Jumat (27/12/2013) mereka juga melakukan bakti sosial di panti asuhan yatim putra Islam. "Kami memberi bantuan sembako dan buku-buku untuk sekitar 30 anak," ujarnya di sela kegiatan, Minggu (29/12/2013).
Buku-buku yang diberikan merupakan buku-buku sumbangan dari seluruh siswa. Sementara, untuk tahun ini jumlah kantong darah yang akan disumbangkan ditargetkan 100 kantong.
"Tahun lalu, ada 75 kantong. Sementara, kupon pemeriksaan kesehatan gratis kami sebar ke 500 orang warga Pakuncen. Kami juga memberi mereka sembako," terang Arief.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
Produksi kolagen kulit mulai turun sekitar 1% per tahun setelah usia 25 tahun. Dokter menjelaskan mekanisme dan risiko stimulasi kolagen.
Pemain Mataram Utama U-13 Firmansyah Purbo Wicaksono disanksi larangan bermain hingga Soeratin 2026 usai dan denda Rp10 juta.
Prabowo optimistis karhutla Kalimantan segera terkendali setelah pemerintah menambah helikopter, alat pemadam, pompa, dan personel.
Pemda DIY menyambut kepulangan Ahmad Raditya dan Anggita Ayu, Paskibraka Nasional wakil DIY yang bertugas pada HUT ke-81 RI.
Ekek Keling Sunda dari Gunung Pangrango disebut nyaris punah akibat perburuan. TSI menyiapkan empat pasang untuk dilepasliarkan.