ELPIJI LANGKA : Warga Semin Kesulitan Dapat Gas

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jum'at, 03 Januari 2014 18:22 WIB
ELPIJI LANGKA : Warga Semin Kesulitan Dapat Gas

harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kenaikan gas elpiji ukuran 12 kilogram menyebabkan gas ukuran tiga kilogram banyak diburu warga. Akibatnya, gas bersubsidi itu mengalami kelangkaan bahkan warga pinggiran Gunungkidul harus mencari ke pusat kota, Wonosari.

Mujiyati, 60, warga Dusun Semin, Desa Semin, Kecamatan Semin, mengatakan sudah tiga hari kesulitan mendapatkan gas padahal sangat dibutuhkan untuk berjualan nasi di Pasar Semin. Dia sudah berusaha mencari sampai beberapa tempat namun hasilnya nihil. Jika ada maka gas sudah dipesan oleh para pelanggan penjual gas.

Untuk tetap bisa memasak dan berjualan, Mujiyati menyuruh anak untuk mencari di Wonosari, “Dapat gas dari Wonosari harganya Rp18.000,” ucapnya saat ditemui di Pasar Semin, Jumat (3/1). Mujiyati awalnya menggunakan gas ukuran 12 kilogram namun karena harganya naik, dia beralih menggunakan gas tiga kilogram.

Keluhan yang sama juga diutarakan Siti Suryani. Untuk menghemat pengunaan gas dia terpaksa menyelingi dengan kayu bakar saat memasak. Ibu dari dua anak ini berharap pemerintah memperhatikan masyarakat kecil. “Dulu disuruh berhenti pakai minyak tanah. Sekarang gas juga kesulitan, mau dialihkan kemana lagi,” kata Siti

Sejak kenaikan gas ukuran 12 kilogram, agen gas PT.Kunti Aditama, yang berlokasi di Simpang Empat Pasar Karangmojo, mengurangi stok jualan dan fokus pada penjualan gas tiga kilogram. Mulyanto Hadi, sang pemilik agen, menuturkan gas 12 kilogram saat ini dikeluhkan banyak warga.

“Banyak warga yang mau beli gas 12 kilogram akhirnya tidak jadi beli karena harganya mahal,” kata dia. Akhir Desember lalu Mulyanto menjual gas 12 kilogram Rp87.000 namun saat ini Rp140.000.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Galih Eko Kurniawan
Galih Eko Kurniawan Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online