Duka Budaya! Pelestari Wayang Kertas Legendaris Mbah Brambang Wafat
Mbah Brambang, pelestari wayang kertas asal Sukoharjo, meninggal dunia di usia 95 tahun. Dedikasi lebih dari 60 tahun untuk budaya.
Harianjogja.com, JOGJA—Lima rancangan peraturan daerah istimewa (perdais) DIY turunan belum akan dibahas dalam waktu dekat ini. DPRD DIY masih saja berkutat pada perubahan Peraturan Daerah No. 1/2013 tentang Pembentukan Perdais, yang mempermasalahkan soal gelar Kasultanan Raja dan penyebutan kata provinsi.
Selain perubahan Perda itu, Dewan juga akan disibukan dengan tiga raperda yang diusulkan eksekutif, yakni raperda Penjaminan Mutu Pangan Segar, Pengentasan Gelandangan dan Pengamen, serta Raperda tentang Retribusi Jasa Umum. “Pembahasan lima raperdais turunan tidak pada triwulan ini, menunggu pengesahan perubahan perda pembentukan perdais,” ujar Arif Noor Hartanto, anggota Dewan DIY, Jumat (3/1/2014).
Melalui rapat paripurna yang dihadiri Gubernur DIY dan Wakil Gubernur DIY Jumat (3/1/2014), panitia khusus (pansus) perubahan Perda No1/2013 itu kembali dibentuk setelah berakhirnya pansus jilid I pada 31 Desember yang tidak menemui kesepakatan. Saat itu, rapat paripurna tertunda sampai empat jam. Pansus jilid II memiliki masa kerja sampai 17 Februari, atau dapat diperpanjang maksimal 10 hari.
Pansus itu dibentuk dengan ketua dan anggota yang sama dengan pansus sebelumnya. Arif, Ketua Fraksi PAN salah satu anggotanya. Menurut Arif, soal penghapusan gelar Ngarsa Dalem Sampeyan Dalem Ingkang Sinuwun Kanjeng Sultan Hamengku Buwono Senopati Ing Ngalaga Ngabdurrakman Sayidin Panatagama Kalifatullah dalam perda itu belum ada keputusan bulat dari semua anggota Pansus wakil dari fraksi-fraksi. Tak sekadar perdebatan gelar, menurut dia, pansus akan mencermati pasal per pasal. “Kemarin, kami terlalu fokus pada klarifikasi Kemendagri soal gelar itu,” katanya.
Eksekutif sebelumnya mendesak lima raperdais perlu segera disahkan. Alasannya, agar ada batas yang jelas untuk melaksanakan program kegiatan keistimewaan. Yang terjadi pada pencairan danais tahap pertama 2013, Dinas Pendapatan Pengelolaan Aset Daerah DIY menyatakan banyak kegiatan yang ngawur, seperti sosialisasi Malaria menggunakan media pewayangan di Kulonprogo oleh Dinas Kesehatan DIY yang memakai danais.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mbah Brambang, pelestari wayang kertas asal Sukoharjo, meninggal dunia di usia 95 tahun. Dedikasi lebih dari 60 tahun untuk budaya.
Seiring perkembangan teknologi ada metode yang disebut dengan backfilling untuk mengelola limbah tambang agar tak merusak lingkungan.
Pemkab Bantul memastikan tidak lagi membuka rekrutmen honorer baru dan fokus menyelesaikan tenaga non-ASN melalui skema PPPK.
Sam Altman mengungkap Gen Z kini memakai ChatGPT sebagai penasihat hidup, berbeda dengan generasi tua yang masih menggunakannya seperti Google.
Jadwal bola malam ini 18-19 Mei 2026 menghadirkan Arsenal vs Burnley, semifinal Liga Arab Saudi, hingga La Liga 2 Spanyol.
Google resmi meluncurkan Gemini Intelligence untuk Android, tetapi fitur AI canggih ini hanya tersedia di HP flagship tertentu dengan RAM minimal 12GB.