Pelaku Usaha Kecil Keluhkan Kenaikan Harga Gas Elpiji
Pekerja membongkar muat tabung gas elpiji 12 kg di salah satu pangkalan di Banda Aceh, Rabu (1/1/2013). PT Pertamina memutuskan untuk menaikkan harga gas elpiji tabung kemasan 12 kg dari Rp92.000 menjadi Rp145.000 per tabung akibat tingginya harga pokok Liquified Petroleum Gas (LPG) di pasar dan turunnya nilai tukar rupiah. (JIBI/Solopos/Antara/Irwansyah Putra)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Pelaku usaha kecil di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengeluhkan kenaikan harga elpiji 12 kilogram dari Rp88.0000 menjadi Rp140.0000 per tabung.
Pengusaha jasa cuci pakaian Erwin Hidayat di Gunung Kidul, mengatakan kenaikan elpiji ini berdampak pada beban biaya operasional, sebab sebelumnya listrik juga mengalami kenaikan.
"Saya biasa menghabiskan tiga tabung 12 kilogram dalam sebulan, kenaikan ini cukup memberatkan," katanya, Jumat (3/1/2014).
Ia mengatakan penggunaan gas untuk mesin pengering. Penggunaan elpiji untuk mengurangi penggunaan listrik yang sebelumnya sudah naik.
"Bagaimana nasib pengusaha kecil seperti saya. Kami berharap, pemerintah meninjau ulang kenaikan elpiji," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share