BOM MOLOTOV : Pelaku Beraksi Saat Penjaga Tidur

Minggu, 05 Januari 2014 22:05 WIB
BOM MOLOTOV : Pelaku Beraksi Saat Penjaga Tidur

Bom Molotov Gamping

Harianjogja.com, SLEMAN – Teror menggunakan bom sejenis molotov di Gedung Serbaguna Balaidesa Banyuraden, Gamping, Sleman Minggu (5/1/2014) terjadi saat penjaga malam tidur.

Panjang Lestari, 53, penjaga malam kantor pemerintahan Desa Banyuraden mengaku baru menyadari adanya pelemparan molotov setelah ada pemain badminton yang bertanya soal pintu gedung serbaguna yang hangus.

Menurutnya, gedung serbaguna yang dilempar molotov itu menjadi arena bermain badminton warga. Akan tetapi pada Sabtu (4/1) malam, tidak ada warga yang menggunakan gedung itu untuk bermain badminton sehingga pintu gerbang sudah dikunci sejak pukul 19.00 WIB.

Ia bersama keluarganya yang menempati rumah tepat di belakang Kantor Pemerintahan Desa Banyuraden tidak mendengar suara ledakan. “Tidak ada warga yang sempat melihat pelaku pelempar molotov,” imbuhnya.

Bahkan Panjang Lestari yang juga berjualan angkringan di depan Balaidesa Banyuraden hingga pukul 24.00 WIB juga tidak ada tanda mencurigakan. Karena itu ia memprediksi pelemparan itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB saat ia bersama keluarganya sudah tertidur.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sugeng Pranyoto
Sugeng Pranyoto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online