Dewan Ngotot Gelontorkan Rp20 Miliar untuk Bank Jogja

Jumali
Jumali Senin, 06 Januari 2014 12:06 WIB
Dewan Ngotot Gelontorkan Rp20 Miliar untuk Bank Jogja

One hundred thousand rupiah notes are seen through a magnifying glass in this photo illustration taken in Singapore, in this file picture taken March 14, 2013. Banks in Singapore are stubbornly against adopting domestically set reference rates for derivative contracts in the Indonesia rupiah, despite preparing to drop their own rate fixing for the Malaysian ringgit and Vietnamese dong. To match Analysis MARKETS-INDONESIA/FIXING REUTERS/Edgar Su/Files (SINGAPORE - Tags: BUSINESS)

Harianjogja.com, JOGJA-Kalangan DPRD Jogja ngotot merealisasikan penyertaan modal untuk Perusahaan Daerah (PD) Bank Jogja sebesar Rp20 miliar pada APBD 2014.

Padahal, sampai kini proses pembuatan Peraturan Daerah (Perda) tentang Penyertaan Modal Untuk Bank Jogja belum juga dilakukan. Sementara berdasarkan hasil konsultasi dengan Pemprov DIY dan merujuk pada Permendagri 13/2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah disyaratkan kewajiban pembuatan Perda penyertaan modal.

Sekretaris Komisi B DPRD Jogja Bagus Sumbarja berkilah jika perda tersebut sampai kini belum dibahas. Padahal draft untuk penyusunan telah ada.

“Kami sebenarnya telah berusaha mengejar, tetapi tidak terkejar. Kami targetkan pada triwulan pertama 2014 Perda tersebut sudah bisa ditetapkan,” katanya, Minggu (5/1/2014).

Menurut dia, proses penyertaan modal untuk Bank Jogja pada APBD Perubahan 2013 harus menempuh waktu cukup panjang. Berdasarkan hasil konsultasi ke Pemda DIY, terdapat persyaratan agar dibuatkan perda baru atau terpisah dengan Perda Nomor 4/ 2008 tentang Bank Jogja.

“Sampai kini perda tersebut belum selesai. Kami akan mulai membahasnya setelah pembahasan KUA PPAS APBD 2014,” jelasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online