Maggot Masayu di Bantul Ubah Sisa Dapur Jadi Kas Warga
Warga Kembangputihan, Bantul, mengolah sisa dapur menjadi pakan maggot. Hasil penjualan maggot dimasukkan ke kas untuk kegiatan warga.
Gumuk Pasir Parangtritis - Antara
Harianjogja.com, BANTUL — Pemerintah Kabupaten Bantul berencana melakukan penataan ulang rute jeep wisata di kawasan Gumuk Pasir Parangtritis. Kebijakan ini ditempuh sebagai langkah menjaga keseimbangan antara aktivitas ekonomi pariwisata dan upaya pemulihan ekosistem gumuk pasir yang kini tengah diprioritaskan.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bantul, Ari Budi Nugroho, menjelaskan bahwa rencana penataan tersebut tidak akan menghapus aktivitas jeep wisata yang selama ini menjadi daya tarik utama kawasan Parangtritis. Namun, jalur operasional akan disesuaikan agar tidak lagi melintasi zona yang masuk dalam area konservasi.
Menurutnya, sejumlah rute jeep saat ini masih melewati Zona Inti Gumuk Pasir yang sedang dalam tahap restorasi vegetasi. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menghambat proses alami pertumbuhan gumuk pasir yang menjadi karakter khas kawasan tersebut.
“Tujuannya agar gumuk pasir di zona inti bisa kembali tumbuh. Selama ini ada rute jeep yang melintasi area tersebut sehingga perlu penyesuaian,” ujar Ari, Jumat (19/6/2026).
Kawasan Gumuk Pasir Parangtritis sendiri memiliki luas sekitar 141 hektar dan telah ditetapkan sebagai area pemulihan. Program restorasi telah berjalan sejak 2024 melalui pengendalian vegetasi yang tumbuh di area gumuk agar tidak mengganggu dinamika pasir.
Pemkab Bantul juga menyiapkan langkah pengawasan lanjutan melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang direncanakan kembali turun pada Juli 2026. Pemantauan ini menjadi bagian dari evaluasi berkala terhadap efektivitas penataan kawasan wisata tersebut.
Meski ada penyesuaian rute, pemerintah menegaskan bahwa aktivitas jeep wisata tetap diperbolehkan. Pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan komunitas jeep wisata Parangtritis untuk mencari solusi yang tidak merugikan pelaku usaha.
“Prinsipnya tetap win-win solution. Aktivitas ekonomi tetap berjalan, tapi rute harus disesuaikan agar pemulihan gumuk pasir juga berjalan optimal,” tegas Ari.
Saat ini, proses penentuan rute baru masih dalam tahap pembahasan bersama komunitas jeep melalui survei lapangan dan diskusi teknis. Pemerintah juga menyiapkan uji coba sebelum penerapan penuh, termasuk dalam konsep pengembangan geo trail wisata.
Selain itu, Pemkab Bantul turut merencanakan penganggaran lanjutan pada 2027 yang diharapkan dapat didukung melalui Dana Keistimewaan DIY untuk memperkuat program konservasi dan penataan kawasan.
Terkait jumlah armada, jeep wisata di kawasan tersebut diketahui mencapai ratusan unit yang dikelola oleh berbagai komunitas. Namun, data detail kepemilikan masih berada di Dinas Perhubungan Bantul.
Pemerintah menegaskan, tujuan utama penataan ini adalah menjaga keberlanjutan ekosistem Gumuk Pasir sekaligus memastikan masyarakat tetap memperoleh manfaat ekonomi dari sektor pariwisata yang berkembang di kawasan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Kembangputihan, Bantul, mengolah sisa dapur menjadi pakan maggot. Hasil penjualan maggot dimasukkan ke kas untuk kegiatan warga.
Mengenal PM10 dan PM2.5 dalam abu vulkanik serta dampaknya bagi kesehatan pernapasan dan cara mengurangi risiko paparannya.
New York melarang AI generatif bagi siswa kelas 2-K hingga kelas 8. Ini dampak penggunaan AI terhadap kognitif dan sosial anak.
Pertamina Patra Niaga meminta masyarakat mengawasi penyaluran Pertalite dan biosolar di tengah gangguan distribusi BBM akibat sungai surut.
Arya Saloka mengungkap pengalaman menjadi cowboy dan belajar berkuda di film Empat Musim Pertiwi yang tayang 8 Oktober 2026.
Kisah mendalam 2.000 pekerja PT Woneel Midas Leathers di Gunungkidul yang memproduksi sarung tangan olahraga kelas dunia hingga rencana ekspansi.