Banyak Kasus Penipuan Haji, KBIH Bisa Langsung Dicabut Izinnya
Kemenhaj RI akan mencabut izin KBIH yang terlibat penipuan haji. Simak penjelasan lengkap dan kasus yang terjadi di sini.
JIBI/Harian Jogja/dokumen
Harianjogja.com, KULONPROGO—Paguyuban Petani Lahan Pantai (PPLP) Kulonprogo menyatakan tidak akan lagi beraudiensi kepada pemerintah Kabupaten Kulonprogo dalam menyampaikan aspirasi penolakan megaproyek pasir besi.
PPLP memilih menggunakan metode perjuangan dengan menggalang dukungan aktivis lingkungan berskala nasional dan internasional.
Koordinator PPLP, Widodo mengungkapkan, melakukan audiensi dengan Pemkab itu percuma saja. Pasalnya, pemerintah sudah jelas-jelas mendukung PT Jogja Magasa Iron, sebagai operator megaproyek.
"Sekarang tak ada gunanya audiensi. Dengan melakukan audiensi sama saja kami memberi celah pemerintah untuk melemahkan kami karena jelas-jelas mereka sudah pro pada pasir besi," ujar Widodo, akhir pekan lalu.
Widodo menambahkan, dari pengalaman yang sudah terjadi, baik audiensi maupun demonstrasi yang tertuju kepada pemerintah tidak berakhir manis. Justru, ketika saat ini dia menggalang kekuatan internasional malah memunculkan indikasi positif sebagai kekuatan penuh mempertahankan lahan pertanian.
Lebih lanjut, dia mengungkapkan mengenai posisi Desa Karangwuni, Kecamatan Wates yang saat ini sudah dikuasai oleh JMI, Widodo tidak menampik warga Karangwuni yang mendukung pasir besi kini lebih banyak dibandingkan warga yang menolak. Kendati begitu, dia mengklaim PPLP masih hidup di Karangwuni.
"Mereka-mereka yang mendukung pasir besi itu bukan petani tulen, mereka cuma pendatang," tandasnya.
Dia optismistis mengungkapkan, selanjutnya JMI tidak memiliki celah untuk melebarkan pengaruh ke wilayah timur. Atau tepatnya di wilayah Bugel, Panjatan sampai Karangsewu, Galur.
Sementara itu Ketua PPLP Supriyadi menegaskan, kini tidak perlu menyuarakan penolakan kepada pemerintah karena menurut dia itu tindakan sia-sia. Alasannya sama seperti yang diungkapkan Widodo, pemerintah jelas lebih mendukung kapitalisme.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemenhaj RI akan mencabut izin KBIH yang terlibat penipuan haji. Simak penjelasan lengkap dan kasus yang terjadi di sini.
Faathir/Devin lolos semifinal Macau Open 2026 usai menang ketat atas Singapura di BWF Super 300 Macao East Asian Games Dome.
Dana PIP termin 2 tahun 2026 masih dicairkan bertahap. Simak cara cek status pencairan, syarat, dan dokumen yang perlu disiapkan.
Marc Marquez menjadi yang tercepat pada FP1 MotoGP Ceko 2026 di Brno. Quartararo dan Raul Fernandez membuntuti dengan selisih tipis.
15 cara praktis atasi WiFi lemot di HP: dari restart router, pilih channel, hingga upgrade perangkat. Internetan lancar kembali!
Kulonprogo tidak menggelar event besar saat libur sekolah 2026 karena efisiensi anggaran. Dispar hanya fokus kegiatan kecil di Pantai Congot dan sport tourism.