Serapan Pupuk Bersubsidi di DIY Tembus 90 Persen
Realisasi penebusan pupuk bersubsidi di DIY disebut mencapai 90% dari total alokasi tahun ini sebesar 75.049 ton.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Para guru pendidikan anak usia dini (PAUD) berharap bisa kecipratan Dana Keistimewaan (Danais) DIY karena kesejahteraan yang mereka terima masih jauh dari kata layak.
Ketua Himpunan Pendidik Anak Usia Dini (Himpaudi) Wonosari Ari Budi Wahyuni mengungkapkan ada ribuan guru PAUD di Gunungkidul yang masih setia dan semangat memberikan pendidikan kepada anak usia dini.
Jika melihat insentif yang diterima di kisaran Rp50.000-100.000 per bulan, tentu jauh dari kata layak. Tenaga pendidik PAUD bahkan tidak semuanya menerima insentif dari pusat dan daerah.
“Belum cukup kalau hanya dibebani prinsip ikhlas,” katanya di sela-sela acara workshop alat peraga edukatif (APE) pendidikan PAUD Nonformal di Jeruksari, Wonosari, Selasa (14/1/2014).
Menurut Ari, terkadang guru PAUD kerap menggunakan uang pribadi untuk membeli fasilitas alat peraga edukatif demi anak didiknya.
Mereka selama ini juga menanamkan pendidikan materi umum, agama dan mengajarkan anak-anak didik untuk mengenal budaya lokal dengan harapan merasa memiliki, mencintai dan melestarikan.
“Saya kira tidak ada salahnya pendidik PAUD mengharapkan [danais],” paparnya.
Danais diharapkan untuk mengembangkan PAUD karena selama ini dari Pemerintah Kabupaten Gunungkidul belum mampu mendanai karena anggaran pendapatan belanja daerah yang minim.
Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul Supriyadi mengakui APBD Gunungkidul belum mampu membiayai PAUD. Dia akan mengupayakan untuk berbagi anggaran dengan Pemerintah DIY.
Dia menambahkan guru PAUD belum diperhatikan karena aturan yang berlaku hanya mengatur yang disebut guru dan dosen adalah pendidikan formal sementara pendidikan nonformal belum ada aturannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Uban prematur bisa diperlambat dengan gaya hidup sehat, mulai dari nutrisi, stres, hingga kebiasaan harian.
Rekomendasi laptop Rp3–5 juta 2026 dengan SSD dan RAM 8GB yang masih layak untuk kerja dan kuliah.
Skema pajak JHT BPJS Ketenagakerjaan berbeda tergantung saldo, pencairan, dan NPWP peserta.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Carlo Ancelotti memimpin daftar pelatih termahal Piala Dunia 2026 dengan gaji Rp194 miliar, Scaloni justru di luar lima besar