Pelaku Usaha DIY Tertekan, Stimulus Dinanti
Rupiah mendekati Rp18.000 per dolar AS, KADIN Sleman mendesak stimulus ekonomi karena biaya produksi naik dan daya beli masyarakat melemah.
Harianjogja.com, KULONPROGO - Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo mengapresiasi penyelenggaraan pemilihan kepala desa (Pilkades) Sogan, Kecamatan Wates. Menurut Hasto penyelenggaraan pesta demokrasi di desa itu patut menjadi contoh bagi wilayah lainnya.
Tidak hanya sebatas pada Pilkades saja, Hasto juga memuji, pesta demokrasi di Sogan layak dicontoh dalam cakupan lebih besar, yakni Pemilu legislatif.
Menurut Hasto, warga Sogan sangat menjunjung tinggi aspek sportivitas meski Pilkades identik dengan nuansa saling gontong antarpendukung calon.
"Kedua calon Kepala Desa selalu ubyang-ubyung, (pergi bersama-sama) saat proses pilkades" ujar Hasto, dalam sambutan pelantikan dan pengambilan sumpah terhadap Indro Kurnianto sebagai Kades terpilih, akhir pekan lalu.
Orang nomor satu di Kota Binangun itu menilai kebersamaan dan sportivitas dalam proses Pilkades sangat penting. Ke depan, terang Hasto, kebersamaan akan menjadi modal sosial yang penting dalam pembangunan seiring bergulirnya megaproyek.
Bupati juga menilai Sogan layak mendapatkan apresiasi tinggi karena tidak terdengar ada dugaan praktik uang dalam pelaksanaan Pilkades.
Padahal di daerah lain, Hasto mengaku kerap mendapat laporan langsung dari masyarakat adanya money politik. Kendati sulit untuk dibuktikan tetapi sering tercium aroma money politik.
Masyarakat Sogan cukup berbangga karena ada beberapa caleg berasal dari Sogan. Bupati berharap caleg-caleg dapat mencontoh proses pilkades ini, dan dapat kita sikapi dengan dewasa, fair dan sportivitas.
Bupati lantas menjelaskan, kebersamaan juga sesuai dengan Pancasila. Ajaran Pancasila mengutamakan musyawarah mufakat sehingga tidak ada pertikaian dalam berpolitik.
Adapun pengambilan sumpah dan pelantikan Indro Kurnianto sebagai Kades Sogan Masa Jabatan 2012-2020 sesuai dengan Keputusan Bupati Kulonprogo Nomor 53 Tahun 2014. Pilkades Sogan telah terlaksana 22 Desember lalu.
Dari daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 1.578 warga, pemilih yang hadir mencapai 1.243. Sementara 335 pemilih tidak hadir. Suara sah sebanyak 1.222, sedangkan yang tidak sah ada 21 suara.
Dari 1.222 suara sah, Indro kurnianto mendapat 936, sementara pesaingnya, Suyanto mendulang 286 suara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rupiah mendekati Rp18.000 per dolar AS, KADIN Sleman mendesak stimulus ekonomi karena biaya produksi naik dan daya beli masyarakat melemah.
PLN ungkap dua PLTU bermasalah jadi penyebab pemadaman listrik di Jawa. Perbaikan dikebut, pasokan segera dipulihkan.
RS Pratama Jogja genap 10 tahun dengan layanan CT Scan, rekam medis elektronik mandiri, dan program wisata medis bagi wisatawan.
BPBD Sleman menyerahkan hasil riset fenomena api Seyegan kepada keluarga. Rekaman CCTV kini menjadi bagian penyelidikan kepolisian.
Wabah Ebola di Kongo makin meluas. Sebanyak 75 tenaga kesehatan terinfeksi dan 17 meninggal. WHO sebut risiko penyebaran tinggi.
Daftar wisata hits Jogja lengkap dengan lokasi, dari Malioboro hingga pantai Gunungkidul, favorit saat libur sekolah.