FAD DIY Siapkan Suara Anak Daerah 2026
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Masyarakat Magelang menyaksikan bangkai truk pasir yang terjebak di tengah Sungai Pabelan, Dusun Bakalan, Sawangan, Kabupaten Magelang, Senin (13/1/2014). Sedikitnya empat unit truk penambang pasir terseret banjir lahar dingin Merapi yang datang tiba-tiba saat antre memuat pasir di lokasi penambangan aliran Sungai Pabelan. (JIBI/Solopos/Antara/Anis Efizudin)
Kronologi Lahar Hujan
* Sejumlah penambang nekat mengoperasikan alat berat di Zona Merah (larangan menambang) kawasan Kaliadem, Kepuhharjo, Cangkringan Sleman, Minggu (19/1). Ada dua alat berat dan belasan truk pasir beroperasi di zona merah itu dengan puluhan penambang.
*Saat itu kondisi cuaca buruk sekitar pukul 13.00 WIB diperkirakan hujan di puncak Merapi. Sedangkan di kawasan Kaliadem juga hujan sedang. Para penambang tetap mengoperasikan alatnya masing-masing.
*Sekitar 30 menit setelah hujan, terjadi banjir lahar hujan yang datang secara tiba-tiba. Sejumlah penambang berhasil menyelamatkan diri. Ada satu truk nopol K 1979 EB dan satu alat berat yang masih terjebak banjir lahar hujan.
*Dalam hitungan menit kemudian truk dan alat berat semakin dipenuhi material lahar hujan. Sopir alat berat bernama Nur Kholis warga Srumbung Magelang berhasil menyelamatkan diri. Tetapi ia menderita luka di bagian kaki.
*Sementara sopir truk Hartono, asal Panjang, Bae, Kudus, Jawa Tengah terjebak di dalam kabin truk. Sedangkan kernetnya, Edi juga terjebak di atas kepala truk. Truk tersebut saat datangnya lahar tengah akan mengisi pasir.
*Keduanya berusaha menyelamatkan diri dengan keluar dari truk. Sopir yang keluar dari truk sempat pingsan saat keluar dari dari kabin. Sementara kernet terus berjibaku menyelamatkan diri. Kondisi truk sempat dipenuhi aliran lahar.
*Karena derasnya aliran lahar hujan keduanya (sopir dan truk) tidak berhasil menyelamatkan diri. Sementara relawan tidak memungkinkan melakukan penyelamatan karena derasnya aliran.
*Setelah aliran lahar hujan mulai reda evakuasi korban dilakukan. Kernet ditemukan tewas dengan kondisi kakinya patah dengan jarak terbawa aliran sekitar 400 meter. Sedangkan sopir juga ditemukan tewas terbawa arus sekitar 250 meter. Truk ikut berpindah lokasi akibat lahar sejauh 200 meter.
*Sekitar pukul 16.00 WIB korban dibawa ke RSUP Sardjito Jogja. Sedangkan truk dan alat berat hingga Minggu (19/1) petang masih dalam proses evakuasi menuju ke atas Sungai Gendol.
Diolah dari berbagai sumber
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.
Imigrasi Tangerang tangkap 19 WNA pelaku love scamming di apartemen Teluknaga, diduga sindikat internasional dari Kamboja.