59 Calhaj Embarkasi Solo Tertunda Berangkat karena Sakit
Sebanyak 59 calon haji dan pendamping di Embarkasi Solo tertunda berangkat ke Tanah Suci akibat masalah kesehatan dan masih menjalani pemulihan.
Harianjogja.com, SLEMAN – Bupati Sri Purnomo menyesalkan atas kejadian di Sungai Gendol yang menimbulkan dua korban jiwa. Ia mengimbau kepada semua pihak untuk bisa mentaati peraturan.
Pasalnya sampai saat ini Pemkab Sleman masih menghentikan kegiatan normalisasi. Sri menegaskan mereka yang menurunkan alat berat di sungai saat ini pada prinsipnya tidak punya ijin alias ilegal dan akan diberikan sanksi.
"Mereka yang menurunkan alat berat itu tidak memiliki ijin. Sehingga perlu diberi sanksi," tegas Bupati melalui pesan singkat. Pihaknya mengimbau untuk mewaspadai dan hati-hati di sepanjang DAS yang berhulu di Gunung Merapi saat curah hujannya masih tinggi.
Seperti diberitakan sebelumnya, Ganasnya aliran lahar hujan di hulu sungai Gendol, Merapi kembali memakan korban. Dua orang tewas setelah tergulung derasnya lahar hujan di area penambangan ilegal Dusun Kaliadem, Kepuhharjo, Cangkringan Sleman, Minggu (19/1/2014).
Korban tewas bernama Hartono, 35, merupakan sopir dan Edi, 30, adalah kernet dari truk nopol K 1979 EB yang terjebak aliran lahar. Keduanya merupakan warga Desa Panjang, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus Jawa Tengah. Kedua korban tengah mengoperasikan truk milik Sunardi warga Purworejo, Cabean, Kudus, Jawa Tengah untuk mengambil pasir Merapi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 59 calon haji dan pendamping di Embarkasi Solo tertunda berangkat ke Tanah Suci akibat masalah kesehatan dan masih menjalani pemulihan.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.