Gerak Cepat Pemkab Klaten Pulihkan Pasar Bayat Pascakebakaran
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang melanda Pasar Sidoharjo di Desa Paseban, Kecamatan Bayat.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kepala Kantor Pengelolaan Pasar Gunungkidul Widagdo mengungkapkan tahun ini ada anggaran Rp5 miliar lebih untuk merevitalisasi pasar tradisional yang ada di Gunungkidul.
Ada 10 pasar tradisional yang akan direnovasi menjadi lebih bagus dan nyaman. “Kami berkomitmen untuk melestarikan pasar tradisional,” ungkapnya, Senin (20/1/2014).
Revitalisasi dilakukan agar pasar tradisional mampu bersaing dengan pasar modern.
Pasalnya, pasar modern yang identik dengan pelayanan yang nyaman, ramah dan bersih. Anggaran Rp5 miliar akan digunakan untuk pembangunan fisik, sarana dan prasarana pendukung serta memperluas lahan pasar yang masih sempit.
Selain itu, lanjut Widagdo, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul juga akan memberikan pelatihan-pelatihan kepada para pedagang di pasar tradisional bagaiamana cara menjaga kualitas dagangan serta memberikan pelayanan yang bagus kepada pembeli. “Pasar tradisional tidak boleh kalah dengan pasar modern,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang melanda Pasar Sidoharjo di Desa Paseban, Kecamatan Bayat.
Hasto Wardoyo meminta seluruh kemantren di Jogja meniru program Bapak Asuh Trotoar untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan trotoar
Amnesty International mendesak negara-negara menentang sanksi AS terhadap ICC demi menjaga akuntabilitas dan keadilan internasional.
Presiden ICAO mengapresiasi keselamatan penerbangan Indonesia. Skor audit mencapai 78,85%, di atas rata-rata global 70,6%.
Kejagung mengungkap kerugian negara Rp863,84 miliar dalam dugaan korupsi pengadaan motor listrik BGN yang melibatkan lima tersangka.
Mario Suryo Aji mengevaluasi gaya membalap setelah kecelakaan di Tikungan 1 dan bersiap menghadapi Q1 Moto2 GP Indonesia 2026.