FAD DIY Siapkan Suara Anak Daerah 2026
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Harianjogja.com, JOGJA - Kasi Penkum Kejati DIY Purwanta Sudarmadji menuturkan pihaknya tidak langsung menahan tersangka, karena sesuai dengan rekomendasi dari pihak penyidik. “Karena penyidik belum merekomendasikan maka belum ditahan. Tadi ada sembilan pertanyaan yang diajukan. Dari jumlah tersebut ada beberapa poin. Semua berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi yang bersangkutan,” ujarnya seusai pemeriksaan, Selasa (21/1).
Selain memeriksa, lanjut Purwanta, penyidik juga memperlihatkan barang bukti yang disita. Rencananya, pemeriksaan lanjutan dengan tersangka Edy Bowo Nurcahyo akan dilanjutkan pekan depan. “Sementara penyidikan akan diteruskan Selasa depan,” tandasnya.
Menurut Purwanta, pemeriksaan tersangka kali ini adalah kali pertama, setelah sebelumnya empat kali diperiksa sebagai saksi terhadap tersangka lain Idham Samawi. Sedangkan untuk Idham Samawi baru satu kali diperiksa sebagai saksi untuk Edy. “Tersangka diperiksa karena penyidik melihat masalah pertanggungjawaban penggunaan anggaran tidak lepas dari dinas teknis yang bersangkutan,” jelasnya.
Purwanta menerangkan, dalam kasus tindak pidana korupsi orang yang terjerat tidak hanya mencakup penikmat anggaran, namun juga pemalsuan surat dan kelalaian. “Namun untuk lebih jelas ada di pihak penyidik,” terang dia.
Seperti diberitakan sebelumnya Edy Bowo Nurcahyo, salah satu tersangka kasus dugaan korupsi klub sepak bola Persiba Bantul menjalani pemeriksaan selama sembilan jam di Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY. Mantan Kepala Kantor Pemuda dan Olahraga tersebut tiba di Gedung Kejati pukul 08.45 WIB dan selesai menjalani pemeriksaan pukul 18.00 WIB. Meski diperiksa sebagai tersangka, penyidik Kejati tidak menahan Edy. Hanya, seusai pemeriksaan Edy tutup mulut terhadap pertanyaan yang diajukan media yang sudah menunggunya sejak pagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.