Pelaku Usaha DIY Tertekan, Stimulus Dinanti
Rupiah mendekati Rp18.000 per dolar AS, KADIN Sleman mendesak stimulus ekonomi karena biaya produksi naik dan daya beli masyarakat melemah.
Harianjogja.com, JOGJA—Dishubkominfo DIY menunggu Pemerintah Kota Jogja menyediakan ruang parkir bagi 20 bus eks Trans Jogja.
Sebab, keberadaan bus-bus yang kini diparkir di Jembatan Timbang, Kalasan itu menganggu bongkar muat truk.
"Jika ada truk yang masuk kekurangan tempat, karena lokasi itukan untuk parkir bongkar muat," ungkap Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika DIY Budi Antono,di Kompleks Kepatihan, Rabu (22/1/2014).
Ia mengatakan pihaknya sebenarnya telah mengirimkan surat pengembalian bus ke Pemerintah Kota Jogja sebelum habisnya masa pinjam pakai pada 17 Desember 2013.
Namun, kata dia, Dewan Kota Jogja belum mau membahas aset itu sebelum ada pengembalian resmi dalam berita acara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rupiah mendekati Rp18.000 per dolar AS, KADIN Sleman mendesak stimulus ekonomi karena biaya produksi naik dan daya beli masyarakat melemah.
Kebakaran Habit Pool and Lounge di Sleman diduga akibat korsleting listrik dengan kerugian ditaksir hingga Rp15 miliar.
Pemkot Surabaya mengoptimalkan Gerakan ABSO dengan 87 titik drop box limbah medis untuk pengelolaan sampah obat dan B3 rumah tangga.
Perumda Sendang Kamulyan Batang menyiapkan proyek air bersih untuk mendukung KITB yang masuk Perpres 106 dengan target operasional 2028.
Ubur-ubur mulai muncul di pantai Gunungkidul. Wisatawan diminta waspada karena lima orang sudah tersengat saat libur sekolah.
Menkeu Purbaya menyebut ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada kuartal I 2026, melampaui rata-rata negara G20 dan ASEAN.