Bupati Muara Enim Edison Siapkan Rp1,6 M untuk Suap Auditor BPK
Bupati Muara Enim Edison diduga terlibat suap audit BPK Rp1,6 miliar. KPK ungkap skema korupsi proyek pendidikan dan aliran dana.
Harianjogja.com, KULONPROGO - Masyarakat wilayah pesisir pantai Kulonprogo panik luar biasa saat gempa berkekuatan 6,5 skala richter yang berpusat di barat daya Kebumen mengguncang, Sabtu (25/1/2014). Warga lari tunggang langgang saat getaran gempa terasa kencang di wilayah setempat.
Tidak hanya itu, bunyi kentongan pun terdengar saling bersahutan di siang bolong. Kepala Dusun Imorenggo, Desa Karangsewu, Kecamatan Galur, Solikin mengungkapkan begitu panik karena tiba-tiba terasa goncangan hebat saat dia berada di dalam rumah.
"Getarannya terasa seperti saat terjadi gempa di Bantul pada 2006 silam," ujarnya, Sabtu (25/1/2014) siang.
Tak pelak, dia pun langsung berlari keluar rumah. Di luar rumah ternyata warga lain juga sudah panik. Solikin menuturkan, kepanikan warga justru tertuju pada potensi tsunami setelah getaran berhenti. Pasalnya wilayah Imorenggo berada tepat di depan garis pantai. Jarak dengan lautan lepas kurang dari 300 meter.
"Maka dari itu kami masih panik. Kentongan kami bunyikan untuk memberikan komando agar warga menjauhi wilayah pantai," tandasnya.
Warga Imorenggo merasa khawatir apabila tsunami seperti di Aceh pada 2004 silam terjadi di wilayah itu. Apalagi warga tahu benar, sarana peringatan dini tsunami di wilayah pesisir belum bisa berfungsi meski sudah terpasang beberapa waktu lalu.
"Masalahnya gejalanya hampir sama, pertama terasa ada gempa tapi cuma kecil dan akhirnya berhenti. Tak lama berselang terasa goncangan lagi dan lebih kencang," imbuhnya.
Di wilayah Tirtorahayu, goncangan akibat gempa menyebabkan genteng atap kantor balaidesa setempat jatuh berantakan.
Sementara di Desa Garongan, Kecamatan Panjatan warga langsung berlarian menuju Jalan Daendel ketika goncangan terasa.
Widodo, 40, salah satu warga menginformasikan, sejumlah kendaraan yang melintasi Jalan Daendels akhirnya berhenti beberapa saat meski goncangan sudah berhenti. (Arif Wahyudi/JIBI/Harian Jogja)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Muara Enim Edison diduga terlibat suap audit BPK Rp1,6 miliar. KPK ungkap skema korupsi proyek pendidikan dan aliran dana.
ISI Jogja menggelar pameran seni bertema Post-Machine Algorithm yang membahas dampak kecerdasan buatan (AI) terhadap dunia seni.
Dindikpora Yogyakarta menerapkan SPMB SMP 2026 berbasis RTO dengan fitur ubah pilihan sekolah secara real time.
Pemasangan girder Tol Jogja–Solo di Simpang Kronggahan memicu pengalihan arus lalu lintas dan skema U-turn sementara.
BNPB melaporkan kekeringan di Banyumas dan Purbalingga. BPBD menyalurkan air bersih untuk ratusan keluarga terdampak.
Seorang nelayan Morotai tewas tersambar petir saat pulang melaut. BNPB mengimbau masyarakat waspada cuaca ekstrem di pesisir.