SERANGAN HEWAN : Monyet Menoreh Tak Takut Manusia

Senin, 27 Januari 2014 08:15 WIB
SERANGAN HEWAN : Monyet Menoreh Tak Takut Manusia

JIBI/Solopos/Burhan Aris Nugraha Sejumlah monyet ekor panjang mencari makan di pohon di atas selter Manahan, Solo, Selasa (19/11). Monyet liar tersebut sering terlihat di kawasan Manahan untuk mencari makan.

Harianjogja.com, KULONPROGO -  Kepala Dusun Gunturan, Girimulyo Kulonprogo, Tri Safari mengungkapkan, monyet merambah perkebunan warga karena kelaparan lantaran stok pangan di habitatnya telah habis.

"Apalagi kini kemarau panjang, di tempat  mereka tinggal sudah tidak ada air sehingga akhirnya turun ke perkebunan untuk menjarah hasil perkebunan," ujarnya, akhir pekan lalu.

Menurutnya, monyet Menoreh sudah tidak takut lagi dengan pemilik lahan. Belakangan, petani sering memergoki saat kawanan hewan itu beraksi menggasak tanaman panan. Hanya, petani tidak bisa berbuat banyak karena jumlahnya sangat banyak dan petani merasa kalah kekuatan.

"Biasanya monyet muncul setiap pagi dan sore. Beberapa hari lalu ada dua petani yang memergoki ulah monyet-monyet itu. Tapi tak menghiraukan ada orang memergokinya, petani pun juga takut karena jumlahnya sangat banyak," imbuhnya.

Hal senada juga diungkapkan Kepala Dusun Kepek, Mutri Jatni, sekalipun serangan pada musim penghujan tidak separah kemarau, tetapi keberadaan monyet hingga permukiman penduduk masih dirasakan warga Pendoworejo.

“Solusinya, sudah diberikan bibit dari BKSDA DIY [Balai Konservasi Sumber Daya Alam] supaya tidak merusak pohon warga,” tukasnya, Jumat (24/1/2014).

Kepala Desa Pendoworejo, Budiman, mengakui, penanggulangan monyet ekor panjang sulit, walaupun tidak ada undang-undang perlindungan kera ekor panjang. “Bisa saja dibunuh, tetapi kami khawatir kalau dibunuh serangan kera semakin agresif,” ujarnya.

Sejauh ini, warga hanya berusaha menghindar agar tidak terluka saat monyet ekor panjang berkerumun dalam jumlah besar. Karakter kemunculannya tidak bisa diprediksi, sehingga ketika sengaja dicari justru kawanan tersebut tidak muncul.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sugeng Pranyoto
Sugeng Pranyoto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online