Telegram Kalah di Pengadilan India, Pemblokiran Sementara Berlaku
Telegram kalah di pengadilan, blokir 6 hari di India tetap berlaku. Hakim sebut perintah pemerintah beralasan untuk cegah kecurangan ujian kedokteran.
Harianjogja.com, JOGJA-Lembaga Konsumen Yogyakarta (LKY) mendesak Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Disperidagkop) dan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) setempat untuk bertindak tegas terkait dengan merebaknya peredaran produk dengan logo Standar Nasional Indonesia (SNI) palsu.
“Sudah saatnya instansi tersebut bertindak tegas. Jika dibiarkan para konsumen yang akan dirugikan,” kata Ketua LKY J.Widijantoro, Sabtu (25/1/2014).
Menurut dia, selama ini banyak produk dengan mencantumkan SNI tetapi palsu marak berebak di pasaran. Padahal, untuk bisa mendapatkan sertifikat SNI menjadi kewenagan Badan Standarisasi Nasional.
“Selama ini yang ada dan dilakukan baru sebatas imbauan. Pemerintah perlu bertindak tegas untuk melakukan penertiban,” harapnya.
Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop DIY, Eko Witoyo mengungkapkan, operasi dan pengawasan secara berkala dengan melibatkan BBPOM Jogja telah dilakukan.
Adapun pengawasan itu meliputi 83 produk yang wajib SNI, di antaranya helm, perlengkapan makanan dan minuman. “Jika tidak ada labelnya akan langsung ditindak,” ujarnya.
Menurut dia, upaya pengawasan langsung ini dilakukan untuk menjamin hak para konsumen, sekaligus penegakan Undang-Undang (UU) Perlindungan Konsumen No.8/1999 tentang Perlindungan Konsumen. “Untuk pengawasan biasa kami gelar di toko modern, pertokoan, pasar, grosir serta pelaku usaha,” jelasnya.
Dia menambahkan, jika dalam operasi maupun pengawasan ditemukan produk tidak ber-SNI, pihaknya akan melakukan pengujian. Apabila kualitas barang tersebut tidak memenuhi standar yang ditentukan, kepada para produsen akan diberikan sanksi administratif hingga penarikan produk di pasaran.
“Kami imbau kepada para konsumen untuk lebih hati-hati. Silahkan cek sebelum membeli,” harap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Telegram kalah di pengadilan, blokir 6 hari di India tetap berlaku. Hakim sebut perintah pemerintah beralasan untuk cegah kecurangan ujian kedokteran.
Jerman menang dramatis 2-1 atas Pantai Gading dan memastikan lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
ARTJOG 2026 resmi dibuka di Jogja dengan tema lintas generasi dan hampir 200 pameran selama tiga bulan.
Belanda menang telak 5-1 atas Swedia di Piala Dunia 2026. Brobbey dan Gakpo masing-masing cetak dua gol.
Cek rute Trans Jogja terbaru 2026 lengkap dengan tarif murah. Akses makin luas dari pusat kota hingga pinggiran.
Jadwal DAMRI Jogja ke Bandara YIA 2026 lengkap dengan tarif dan titik keberangkatan. Cek rute dan jam terbaru di sini.