Jadwal Bola Sabtu Malam: Arsenal, Chelsea, Barcelona hingga MU
Jadwal bola 10–11 Oktober 2026: PSIM vs Persija, Arsenal vs Leeds, MU vs Tottenham, Inter vs Parma, hingga Real Madrid vs Villarreal.
Harianjogja.com, JOGJA-Lembaga Konsumen Yogyakarta (LKY) mendesak Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Disperidagkop) dan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) setempat untuk bertindak tegas terkait dengan merebaknya peredaran produk dengan logo Standar Nasional Indonesia (SNI) palsu.
“Sudah saatnya instansi tersebut bertindak tegas. Jika dibiarkan para konsumen yang akan dirugikan,” kata Ketua LKY J.Widijantoro, Sabtu (25/1/2014).
Menurut dia, selama ini banyak produk dengan mencantumkan SNI tetapi palsu marak berebak di pasaran. Padahal, untuk bisa mendapatkan sertifikat SNI menjadi kewenagan Badan Standarisasi Nasional.
“Selama ini yang ada dan dilakukan baru sebatas imbauan. Pemerintah perlu bertindak tegas untuk melakukan penertiban,” harapnya.
Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop DIY, Eko Witoyo mengungkapkan, operasi dan pengawasan secara berkala dengan melibatkan BBPOM Jogja telah dilakukan.
Adapun pengawasan itu meliputi 83 produk yang wajib SNI, di antaranya helm, perlengkapan makanan dan minuman. “Jika tidak ada labelnya akan langsung ditindak,” ujarnya.
Menurut dia, upaya pengawasan langsung ini dilakukan untuk menjamin hak para konsumen, sekaligus penegakan Undang-Undang (UU) Perlindungan Konsumen No.8/1999 tentang Perlindungan Konsumen. “Untuk pengawasan biasa kami gelar di toko modern, pertokoan, pasar, grosir serta pelaku usaha,” jelasnya.
Dia menambahkan, jika dalam operasi maupun pengawasan ditemukan produk tidak ber-SNI, pihaknya akan melakukan pengujian. Apabila kualitas barang tersebut tidak memenuhi standar yang ditentukan, kepada para produsen akan diberikan sanksi administratif hingga penarikan produk di pasaran.
“Kami imbau kepada para konsumen untuk lebih hati-hati. Silahkan cek sebelum membeli,” harap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal bola 10–11 Oktober 2026: PSIM vs Persija, Arsenal vs Leeds, MU vs Tottenham, Inter vs Parma, hingga Real Madrid vs Villarreal.
Disdikpora DIY mencatat 4.439 guru SMA per Januari 2026 dan memetakan kebutuhan Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, PPKn, Bahasa Jawa, serta BK.
Jakmania memadati SSA saat Persija menang 4-0 atas PSIM. Shin Tae-yong menilai dukungan suporter menjadi salah satu kunci juara.
Davide Brivio menilai Marc Marquez dan Jorge Martin terlalu agresif saat start sprint MotoGP Mandalika hingga Bezzecchi dan Raul Fernandez crash.
Indonesia meraih perunggu Piala Suhandinata 2026 setelah kalah dari Malaysia. Eskar Denatara menyoroti tekanan mental pemain.
Jean-Paul van Gastel tetap bangga dengan perjuangan PSIM Jogja meski kalah 0-4 dari Persija. Ze Valente menyoroti perbedaan kualitas kedua tim.