PLTU Cirebon Dicek DEN, Antisipasi Gangguan Listrik Sistem Jamali
DEN meninjau PLTU Cirebon 1.000 MW untuk memastikan pasokan listrik aman sekaligus mendorong transisi energi menuju EBT.
Harianjogja.com, BANTUL- Bupati Bantul Sri Surya Widati memberi warning alias peringatan kepada sejumlah kontraktor di Bantul yang menggarap proyek pembangunan fasilitas publik.
Langkah itu dilakukan setelah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) DIY menemukan banyak fasilitas publik yang dibangun di Bantul tidak menggunakan mutu beton yang memenuhi standar keamanan.
Sri Surya Widati menyatakan telah menegur sejumlah kontraktor yang tak becus melaksanakan proyek pembangunan sesuai kontrak kesepakatan. Ia memperingatkan mereka beserta sejumlah instansi terkait bekerja sesuai aturan.
"Sudah kami tegur. Berkali-kali saya sampaikan kerja itu sesuai aturan," tegas Ida sapaan akrabnya geram saat diklarifikasi sejumlah proyek bermasalah tersebut, baru-baru ini.
Namun, hukuman yang diberikan Pemkab tak sampai pada pemutusan hubungan kerja atau memasukkan sejumlah pengembang itu dalam daftar hitam. "Sanksinya bertahap dari teguran lisan hingga tulisan. Tidak harus diblack list," imbuh Ida.
Dikatakannya, Pemkab Bantul ke depan harus berhati-hati dalam memilih rekanan. Jangan sampai kualitas bangunan yang dibuat tidak memenuhi standar dan membahayakan keselamatan banyak orang.
Sekda Bantul Riyantono mengatakan Dinas Pekerjaan Umum kini tengah meyosialisasikan bagaimana pengerjaan bangunan sesuai standar ke para pengembang, setelah ada temuan BPK itu beredar beberapa hari terakhir.
"Baru saja ada sosialisasi kepada para jasa kontruksi. Membahas soal pelaksanaan proyek sesuai standar tadi," terang Riyantono.
Seperti yang diberitakan media ini sebelumnya ada delapan bangunan publik di Bantul yang bermasalah dalam hal pembangunannya. Delapan bangunan itu diantaranya Pasar Unggas Bantul, dua bangunan milik RSUD Panembahan Senopati, Pasar Bantul dan sejumlah bangunan lainnya.
Pada pembangunan Pelat Lantai 2 Gedung Elektromedik RSUD Panembahan Senopati misalnya, sesuai kontrak kerja antara RSUD dengan rekanan menggunakan mutu beton 19,3 Mpa. Namun kenyataannya dibangun menggunakan beton dengan mutu hanya 6,10 Mpa. (Bhekti Suryani/JIBI/Harian Jogja)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DEN meninjau PLTU Cirebon 1.000 MW untuk memastikan pasokan listrik aman sekaligus mendorong transisi energi menuju EBT.
Perbaikan jalan rusak di kawasan industri Semin kembali dilanjutkan setelah dua tahun terhenti. Pemkab Gunungkidul menyiapkan anggaran Rp1 miliar.
Ali Faathir Rayhan dan Devin Artha Wahyudi finis runner-up Macau Open 2026 setelah kalah dari wakil Korea Selatan dalam final tiga gim.
Pemadaman listrik bergilir mengganggu aktivitas warga. Berikut lima gadget yang membantu tetap produktif saat listrik padam.
Daftar mobil paling andal 2026 dirilis. Lexus kembali memimpin, sementara Volkswagen mencatat tingkat kerusakan tertinggi.
BPS DIY memasukkan usaha online dalam Sensus Ekonomi 2026 untuk memetakan ekonomi digital yang berkembang pesat di Yogyakarta.