Karhutla Riau Meluas, 26 Ton Garam Disemai untuk Picu Hujan
Karhutla Riau mencapai 16.264 hektare. Pemprov Riau menyemai 26 ton garam lewat OMC dan mengerahkan enam helikopter.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pemerintah Kabupaten Kulonprogo habis kesabaran menyikapi sejumlah pengembang tambak udang yang nekat membuka usaha di kawasan sempadan wilayah pesisir.
Asisten Sekretaris Daerah (Asekda) II Kulonprogo, Triyono menyatakan tidak ada toleransi lagi bagi pemilik tambak di sempadan pantai.
Langkah yang akan ditempuhnya yakni melakukan pemilahan tambak. Tambak yang berada di lokasi kurang dari 100 meter dari pantai jelas akan ditutup paksa.
"Kami telah perintahkan Satpol PP dan Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan untuk melakukan Sidak [inspeksi mendadak]. Apabila dijumpai tambak yang melanggar aturan, harus langsung disegel. Syukur-syukur besok pemiliknya ada di lokasi sewaktu Sidak berelangsung," ujar Triyono, Senin (3/2/2014).
Kepastian adanya Sidak merupakan puncak dari kekesalan Pemkab. Triyono mengungkapkan, sudah berkali-kali pihaknya menegur secara tertulis kepada pemilik tambak agar segera memindahkan lokasi usaha menjauhi kawasan sempadan pantai.
Pihaknya juga berkali-kali mengundang sosialisasi bagi pemilik tambak, tapi dari beberapa sosialisasi pemilik tambak tidak terlihat mau kooperatif. Bahkan sering pula pemilik tambak mengindahkan undangan sosialisasi.
"Yang sering datang dan kini sudah menaati imbauan kami itu cuma pemilik tambak di wilayah Desa Karangwuni," tandasnya.
Terakhir pada pertengahan Januari lalu, Pemkab melakukan ultimatum agar pemilik tambak di wilayah sempadan pantai segera pindah. Tapi nyatanya di Desa Bugel justru pemilik tambak semakin menjadi. Bukan pindah malah justru membuat tambak baru di area sangat dekat dengan bibir pantai.
Efeknya, ratusan warga setempat menghentikan paksa proses pengerukan gumuk pasir yang tengah dilakukan. Warga menahan permgoperasian eksavator untuk mengeruk gumuk pasir dan meminta tenaga operasional mengembalikan seperti keadaan semula.
Upaya peringatan keras, lanjut Triyono sekaligus juga menghindari terjadinya gejolak warga. Dia khawatir warga akan melakukan tindakan lebih parah dari yang terjadi Minggu lalu.
"Jadi mending kami tertibkan secara tegas. Sekaligus kami minta pemilik tambak mengindahkan peringatan ini," ancamnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Karhutla Riau mencapai 16.264 hektare. Pemprov Riau menyemai 26 ton garam lewat OMC dan mengerahkan enam helikopter.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 26 Agustus 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 26 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Studi 1.350 pengemudi di Inggris mengungkap banyak fitur canggih mobil jarang digunakan, termasuk teknologi keselamatan dan kenyamanan.
Perubahan aliran sungai membuat Pantai Baron Gunungkidul punya wajah baru dan menarik wisatawan. Pemkab meminta kawasan tetap bersih dan tertib.
Fajar/Fikri tetap di peringkat 2 dunia ranking BWF per 25 Agustus 2026. Sabar/Reza juga masuk 10 besar di posisi ketujuh.