Tiga Buah Lokal Jogja Diajukan untuk Sertifikasi Varietas
“Tahun ini kita mau proses (sertifikasi) tiga tanaman lokal. Ada alpukat Surokarsan, pisang Morosebo dan pisang Gendruwo,”
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Rumah milik Nur Rohmadi, 36, di Dusun Surobayan, Desa Sumberejo, Kecamatan Semin ambruk setelah tertimpa pohon jati yang tumbang dibelakang rumahnya akibat diterjang angin, Rabu (5/2/2014) sore. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai Rp15 juta.
Kasi Logistik dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul Sutaryono mengatakan, saat kejadian Nur Rohmadi sedang berada di ladang sehingga selamat dari peristiwa tumbangnya pohon jati sebesar tiang listrik itu.
Menurut Sutaryono, rumah Nur Rohmadi ambruk dan rata dengan tanah berikut perabotan rumah tangga juga tidak ada yang terselamatkan.
“Kondisi rumah berbentuk limasan itu kondisinya sudah lapuk sehingga tidak tahan saat tertimpa pohon. Kerugiannya diperkirakan Rp15 juta” kata Sutaryono, Kamis (6/2/2014).
Kamis pagi, warga Dusun Surobayan, dibantu petugas BPBD dan TNI-Polri langsung melakukan kerjabakti untuk mendirikan kembali rumah Rohmadi. Bantuan logistik untuk kerja bakti juga dikirim BPBD.
Camat Semin Huntoro Purbo mengatakan, pihaknya saat ini sedang menghitung total kerugian yang diderita Rohmadi. Dia juga akan berkoordinasi dengan BPBD untuk melaporkan kejadian tersebut kepada bupati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Tahun ini kita mau proses (sertifikasi) tiga tanaman lokal. Ada alpukat Surokarsan, pisang Morosebo dan pisang Gendruwo,”
Embarkasi haji berbasis hotel di YIA belum berdampak signifikan pada hotel dan wisata di Kulonprogo.
SIM keliling Bantul hari ini hadir di Halaman Kantor Kalurahan Wukirsari. Cek jadwal lengkap dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.