Lomba Cerdas Cermat Museum di Gunungkidul Kenalkan Sejarah Lokal
Dinas Kebudayaan atau Kundha Kabudayan Gunungkidul menggelar lomba cerdas cermat museum tingkat SMP di Taman Budaya Gunungkidul, Selasa (12/5/2026).
Harian Jogja/Jumali Warga mendatangi pusat pelayanan pembuatan kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di RS Jogja, Kamis (2/1).
Harianjogja.com, JOGJA-Warga pemohon kartu BPJS Kesehatan mengeluhkan masih minimnya informasi terkait program pemerintah tersebut.
Sejak diluncurkan per 1 Januari lalu, minat masyarakat untuk mendaftar begitu antusias. Buktinya, hampir tiap hari di Kantor Cabang Utama BPJS Jogja banyak dikunjungi warga.
Sayang tingginya minat warga yang ingin mendaftar, tak diimbangi pemberian informasi yang lengkap tentang program tersebut. Salah satunya, diungkapkan oleh Antok, warga asal Berbah, Sleman.
Menurut dia, pihak BPJS kekurangan personel untuk memberikan pelayanan. Padahal dirinya ingin tahu lebih banyak tentang program tersebut.
"Sekarang mau bagaimana? Wong petugasnya tidak ada. Yang ada petugas keamanan merangkap sebagai pemberi informasi," keluh dia, Kamis (6/2/2014).
Dia mengakui, jika dirinya sangat antusias untuk ikut program BPJS Kesehatan. Hanya, ada beberapa pertanyaan yang masih mengganjal, sedangkan jawaban petugas belum memuaskan untuknya.
"Jujur saya juga masih bingung. Apakah nanti, program ini seperti asuransi pada umumnya. Misalkan dalam jangka waktu tertentu tidak ada klaim, apakah nanti uang yang dibayarkan bisa diambil," tanya dia.
"Apalagi untuk mengakses hotline yang tersedia juga susah," imbuhnya.
Hal yang sama juga diungkapkan, Tomo seorang pemohon dari Kricak, Jalan Magelang, Kota Jogja. Baginya, sosialisasi dan informasi yang diberikan masih minim, sehingga masih banyak warga yang bertanya-tanya terkait prgoram tersebut.
"Harusnya respon pihak terkait harus cepat. Apalagi di kantor ini tiap hari dipenuhi warga, baik itu untuk mendaftar atau sekadar tanya program itu," ungkapnya, ketika ditemui di halaman BPJS Kantor Cabang Utama Jogja, Kamis (6/2/2014).
Dia meminta agar BPJS menyediakan petugas khusus untuk memberikan informasi terkait program itu. Selama ini, informasi yang diberikan kepada warga hanya diberikan oleh petugas keamanan di kantor tersebut.
Sayang, ketika Harianjogja.com coba dikonfirmasi terkait keluhan itu, pihak BPJS Kantor Cabang Utama Jogja enggan memberikan komentar. Malahan mereka meminta, kepada warga yang merasa mengeluh terkait pelayanan diminta melapor ke bagian Kepesertaan dan Pelayanan Pelanggan.
"Kalau ada yang kurang puas, silahkan mengadu ke kami," kata Santi, salah seorang staf Kepesertaan dan Pelayanan Pelanggan (KPP) BPJS Kantor Cabang Utama Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kebudayaan atau Kundha Kabudayan Gunungkidul menggelar lomba cerdas cermat museum tingkat SMP di Taman Budaya Gunungkidul, Selasa (12/5/2026).
CEO Aprilia Racing Massimo Rivola mendoakan Marc Marquez cepat pulih meski Aprilia sedang dominan di MotoGP 2026.
WhatsApp bisa membuat memori ponsel cepat penuh. Simak cara membersihkan penyimpanan tanpa menghapus chat penting.
Chelsea dikabarkan segera menunjuk Xabi Alonso sebagai pelatih baru dengan kontrak empat tahun usai tercapai kesepakatan prinsip.
212 T01 facelift resmi meluncur di Beijing Motor Show 2026 dengan desain baru dan siap menantang Jeep Wrangler di pasar global.
Persib Bandung menghadapi PSM Makassar dengan kondisi pincang setelah Bojan Hodak dan tiga pemain utama dipastikan absen.